Belajar Hidroponik Yuk

Hai! Semoga sehat dan berbahagia, meski hujan terus mengguyur yak. Sebenarnya ada beberapa postingan yang belum selesai dikerjakan. Travelingku di tiga kota yakni Ngawi, Madiun dan Magetan. Kemudian insiden saat sedang berwisata. Tetapi emang dasarnya pemalas, maka tertunda dengan kegiatan lainnya.

Sore ini nyempetin untuk posting sekilas tentang hidroponik. Sebab banyak teman yang tanya tentang cara menanam menggunakan media air ini, setelah aku upload foto pakcoy dengan hidroponik ini.




 Jangan tanya kapan panennya! Sebab aku tidak tau. Hahaha... 
Aku menikmati proses demi prosesnya, bagaimana benih itu pecah kemudian tumbuh tunas, kemudian daun dan perlahan membesar seperti sekarang. Aku juga masih ingat bagaimana pucatnya daun pakcoy sebelum dipindah ke botol dan sebelum mendapat nutrisi. Seolah aku telah melakukan kejahatan luar biasa. Sedih dan menyesal pokoknya.

Oh ya balik lagi untuk bertanam menggunakan cara hidroponik ada yang perlu diketahui yakni

  1. Media semai benih menggunakan rokwol atau kapas
    Rokwol itu warnanya kuning, seratnya padat. Mirip busa, tetapi tidak sama. Menggunakan busa bekas juga bisa, tetapi aku lebih menyarankan rokwol. Sebab dia lebih tahan air. Kalau busa kan lembek. Sebab fungsi rokwul adalah untuk menopang akar.

    Bayangkan kalau busa lembek itu untuk menopang akar yang besar? Pasti nggak kuat. Biarkan dia menopang hatimu yang remuk itu saja. Halah! Lagian harga rokwul cukup murah kok, yakni cuma Rp10ribu saja. Itu bisa dipotong kecil-kecil dan bisa jadi 100 lebih. Tergantung sebesar apa kalian memotongnya. Kalau aku pastilah kecil-kecil cuma seukuran 2x2x2cm.
  2. Menggunakan nutrisi AB mix
    Nutrisi Ab mix ini adalah pupuknya tanaman hidroponik. Bukan pupuk cair lho yak. Sebab ada salah satu kawan saya menggunakan pupuk cair biasa untuk tanaman hidroponik, dan hasilnya? tanamannya kutilang. KURUS TINGGI LANGSING. XD

    Untuk mendapatkan nutrisi AB mix ini, kalian bisa membelinya di toko pertanian. Harganya juga murah kok, hanya Rp20ribu untuk yang kecil dan Rp95ribu untuk yang besar. Petunjuk penggunannya ada di bungkusnya. :D
  3. Wadah hidroponik
    Untuk para pakar hidroponik menggunakan paralon ataupun talang air. Tetapi karena itu biaya cukup besar, maka aku menggunakan botol bekas. Murah meriah gaes! Oh ya jangan lupa kain flanel untuk menyalurkan air di wadah sampai ke rokwul.

Bagaimana Cara menyemai benih Hidroponik?
Untuk percobaan pertama, di sini aku menggunakan bibit pakcoy, sejenis tanaman sawi.

Pertama rokwul dipotongi kecil-kecil.Letakkan dalam nampan atau baskom yang terbuka.
Kedua,rokwul  dibasahi dengan air sehingga menyerap air.
Ketiga, masukkan satu per satu bibit ke dalam potongan pakcoy, satu potong satu bibit ya gaes!
Keempat biarkan saja sampai tumbuh tunas. Setiap hari bibit-bibit ini harus kena sinar matahari ya.

Pada fase keempat ini, bibir pakcoyku langsung pecah dalam waktu semalam. Dan tiga hari sudah tumbuh tunas. Setelah tumbuh empat daun bisa ditambahi nutrisi ya gaes! Biar sehat dan menawan tanamannya. Kalau ada pertanyaan langung ke Fb : Vera Astanti atau instagram @veraastanti . (numpang promosi) Kalau aku nggak bisa jawab, nanti kutanyakan ke yang lebih ahli. :D

Selamat mencoba :)
usia tiga hari tanam



Comments

  1. udah gede aja ya mbak, ini yang waktu itu aku komen di fb ya?

    ReplyDelete
  2. Wah, Vera. Ketemu di BE kita. Yey *toast udara :V

    Makasih ya share ilmunya. Ini saya simpen deh, siapa tahu suatu saat waktu udah punya rumah sendiri bisa buat kaya gini. Ilmunya bagus banget. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya toast mbak... hehehe

      Yup, mari dipraktikkan hidroponiknya :)

      Delete
  3. kurang paham aku tentang hidroponik, percobaan hidroponik terbesarku saat masih sd hanyalah percobaan menanam kacang ijo dalam kapas...........wkwkwkwkwk semacam itulah hidroponik

    ReplyDelete
    Replies
    1. pakcoy itu sejenis sawi Dek Attar :D
      Nah ini jadi pengetahuan baru.

      Delete
  4. Pakcoy ?
    aduh, itu jenis tumbuhan apa ya baru denger.

    Aku sih pernahnya kayak si attar tuh palingan juga nanem biji kacang ijo di kapas.

    Aku emang paling katro kalo maslah beginian ya Allah :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakcoy sejenis sawi hijau leon, Bang Topik. Hahaha sekarang udah nggak katrok lagi lah, minimal tau hidroponik itu apa.

      Delete
  5. Kayaknya saya juga orang yang cuma ngerti nanam biji kacang ijo disini hahaha. Abisnya kalo disekolah dulu diajarinnya pake biji kacang ijo, coba kalo tanam yg lain, pakcoy ini contohnya, jadinya saya dan kawan-kawan gak bakal norak juga karna gak tau pakcoy

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, iyah metodelogi memang harus diubah kali. Masa dari zamanku juga kacang hijau. Dan bertahun-tahun di bawahku juga tetep kacang hijau. Kapan berkembangnya kalau begitu? :D

      Delete
  6. Pertama kali denger rokwol pas KKN kemarin, gara2 temenku dari fakultas kehutanan buat proker vertical garden hehehe jadi nyambung2 dikit lah sama pembahasannya.

    Oh iya ternyata ditambah pupuk juga ya. Aku kirain hidroponik itu murni pakai air lho, cuma air saja, cuma, air, tanpa tambahan apapun. Pake pupuk cair aja kutilang, apalagi kalo cuma pake air ya, mati deh kayaknya.

    Butuh ini nih buat ditaruh balkon kos2an, gara2 ngga punya tanah samsek :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Awalnya juga aku pikir cuma air mbak. Ternyata nggak bisa, mereka nggak dapat nutrisi dan warnanya bakal hijau pucat kalau cuma air biasa. Makanya harus ditambah nutrisi. :)

      pupuknya namanya abmix mbak, dicairkan juga, dan harus kena sinar matahari biar bisa berfotosintesis.

      Delete
  7. Meskipun nama tanamannya masih terdengar asing bagi saya, kayak pakcoy, hidroponik ternyata cukup mudah dipraktekkin ya. Bermanfaat banget informasi ini untuk yang suka tentang ilmu pertanian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pakcoy itu sejenis sawi hijau laaah. :D
      Yup gampang banget, dan nggak butuh waktu lama. Hehehe

      Delete
  8. Waaah cewe anti-mainstream ini mainannya tanaman hidroponik..temenku nggak ada yg kayak begini. Keren! InshaAlloh bisa bikin juga suatu saat kalo sudah punya rumah sendiri. Jadi pingin cepat nikah! Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, menjadi berbeda itu lebih seru mbak Mey. Di kos an juga bisa kok. Heuuu, aku juga pingin yang terakhir. :D :D

      Delete
  9. Wih vera jadi buk tani. Atau buk hidroponik. Kau telah menghidroponikan hatiku ver wahahaha..

    Gue dulu pengen nanem hidroponik gini saampe tanya2 sama si Heru Arya tapi sepertinya emng bukan bidangnya jadi ga pernah terlaksana.. Haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ciee menghidropnik hatimu Bang.. Tumbuh besarlah kau ya Bang. :v
      Mungkin Heru cuma bsia menanam wortel dan bukannya sawi. Hihihi

      Delete
  10. Wah asik nih, bisa tanam sayur sendiri selain lebih sehat juga hemat uang. Pastinya rasa sayur hidroponik juga lebih segaarr...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lebih enak~ Pakcoy itu rasanya enak Lho.. Serius. Hehehe...

      Delete
  11. Thank you informasinya, Ver. Pengen bikin hidroponik kangkung. Soalnya punya ternak love bird yang salah satu makanannya kangkung. Good luck for me yaaaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga udah beli bibit kangkung mbak, tinggal disemai. hehehe. Tapi belum sempet. Iyaaa ayok coba hidroponik, gampang kok.

      Delete
  12. Mak bukan pakcoy, pokcay kali.. Setauku sih pokcay sawi yg kuntet itu wkwk.
    Semangat nanem ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. pakcoy mbak, dibungkusnya tertulis pakcoy kok. Hahaha.. iya sawi kuntet gitu lah..

      Delete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Lima Wishlist Di Tahun Dua Nol Satu Tujuh