Terima Kasih Untuk Tahun 2016 Yang Berwarna

tahun baru di alun-alun Bojonegoro

Selamat tahun baru 2017
teman-teman pembaca

Blog Caboru ini umurnya sudah lama tetapi jarang diurus. Kadangkala kalau sang pemilik lagi on fire saja. Maka blog ini bakal terisi penuh, dalam sebulan bisa mencapai 20 postingan. Bila lagi malas, maka ya ala kadarnya.


Oh iya, perkenalkan namaku Vera Astanti. Perempuan yang kata orang sudah waktunya untuk menikah. Tetapi masih jomblo di akhir tahun ini. Eh memilih untuk melepaskan hubungan sebelumnya, lebih tepatnya.

Saat ini aku sedang menjadi koresponden di sebuah portal berita. Sesuatu yang tidak pernah kusangka sebelumnya. Bahwa keinginan saat menjadi siswa putih biru itu akan menjadi kenyataan. Padahal dulu ibu sangat menolak 'semua keinginanku'. Tetapi dasarnya aku keras kepala, maka jadilah aku yang seperti sekarang.

Tentang blog ini sebenarnya hanya untuk pengisi info lomba-lomba. Kemudian berkembang menjadi ajang curhat. Iya di blog inilah semua kehidupan pribadiku tercurah. Dan lagi di blog ini jugalah semua fiksiku hadir. Sehingga terciptalah sebuah dunia yang antara nyata dan maya. Pasti kalian yang sudah membaca blogku akan memiliki pertanyaan yang besar mengenai postingan-postingan yang tidak jelas itu.

Tetapi memang begitulah fungsi blog ini. Penghubung antara semua isi kepala dan dunia realitasku. Antara imajinasiku dan realitas yang terjadi di kehidupanku. Sedikit rumit, aku juga merasa begitu.

Pada postingan kali ini aku banyak merenung sebab banyak hal-hal menarik yang terjadi. Terutama menjadi manusia dewasa. Yang harus bertanggung jawab dengan semua keputusannya. Jadi inget postingannya Bang Topik. :D

Aku memilih untuk menyelesaikan kuliahku, meski rasanya sudah muak. Bahkan pada ujian kemarin, nyaris aku tak mendapat kartu ujian karena website kampus tidak bisa diakses. tetapi alhamdulillah, aku punya teman yang sudah siap-siap dengan keteledoranku itu dan sudah mendownloadkan kartu ujianku pada minggu sebelumnya. Karena saat itu aku sedang berada di Pekanbaru untuk mengikuti Workshop Bisnis dan Ham.

Ah terkait kepergianku ke Pekanbaru itu sesuatu sekali. Ini harus jadi postingan sendiri. Yang paling berkesan adalah aku menemukan sesosok matahari. Apa ini matahari? Alay amat yak. (semoga yang bersangkutan tidak membaca XD). Namun karena aku dan dia sama-sama tau, bahwa realitas itu kejam. Kami memutuskan mundur. Saling membelakangi dan memutuskan hidup di jalan masing-masing.

Sebenarnya ada sebuah surat yang aku persiapkan untukmu,Bang. Kebiasaan burukku ketika akan melepas sisa-sisa keikhlasan yang susah untuk diikhlaskan. Tetapi akhirnya aku memutuskan untuk menyimpannya.

Semoga kau selalu baik, Bang. Adek serius.

Balik lagi ke masalah tanggung jawab, sejak dulu aku berupaya menepati apa yang telah aku katakan. Aku akan mengatakan tidak sanggup bila aku tidak memiliki kapasitas untuk itu. Aku bisa menakar kemampuan diriku sendiri. Namun sayangnya, tidak semua begitu kan? Ada orang-orang yang mengatakan bisa. tetapi kemudian menyerah. Nah bagaimana bisa kita bergantung dengan orang seperti itu? Tidak mau kan?

Selanjutnya adalah tentang permainan (baca : pekerjaan) yang aku geluti sekarang. Aku banyak belajar tentang politik, tentang kebijakan, tentang kemanusian, tentang tanggung jawab, idealisme, karakter, dan seberapa kejam uang itu.

Untuk tahun depan, aku punya rencana untuk melangkah lebih jauh lagi. Pada detik-detik menjelang tahun baru, aku nyaris pergi ke Dieng. Tetapi akhirnya aku memilih mundur, selain masalah cuaca dan ketidaknyamanan tentang tidur. Aku masih punya 'pr' yang harus selesai sebelum tahun baru 2017 bergema. Inilah resiko yang aku terima dengan permainan ini.

Dan melihat matahari, aku punya segudang yang ingin kukerjakan agar bisa sepertinya. Sederhana tetapi menyilaukan sekitarnya. Memberi manfaat, meski sedikit. Bergerak dan meningkatkan kompensi diri sendiri. Memandang lurus jauh ke depan. Dan terakhir memiliki mimpi yang besar...

Terima kasih telah hadir dalam semua perjalanan hidupku. Mengutip Mbak permausuri, setidaknya bila tidak menjadi pasangan hidup, maka akan menjadi pembelajaran hidup.




Comments

  1. aamiin, yaa robbalallamin, semoga ditahun 2017 ini menjadi yang lebih baik mbak vera :)

    ReplyDelete
  2. Permainan yang seru adalah ketika kita bermain dan dibayar. Menikmati permainan (baca: pekerjaan) emang perlu supaya kita bisa selalu semangat.

    Semoga di tahun 2017 ini kita bisa lebih menikmati "permainan" yang kita miliki. :)

    ReplyDelete
  3. Wahhh... ulasan yang bagus kak..

    Ngomongin soal 2016, emang banyak hal yang telah terjadi dan salah satunya adalah hal tebaik yang bewarna, aku ngerasanya gitu..

    Di tahun 2017 ini sih harus lebih berwarna dari tahun sebelumnya, dan pastinya selalu bahagia.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayak pelangi ya neng....ah pokonya selamat tahun buat neng Admin

      Delete
  4. AKu doain si teteh ini bisa cepet-cepe selesei kuliah.
    soalnya aku juag pernag ngerasain gimana muaknya jaman kuliah.
    ternyata kuliah itu ga sesasik yang aku bayangin.
    apalagi pas perjuangan nulis skripshit :(

    Btw, aku tunggu postingan teteh di Pekanbaru yah.
    kalo bisa tentang travelingnya haha maksa :)

    ReplyDelete
  5. Aamiin ya Allah. Semoga sukses selalu mbaver.

    Aduh, gk kuat ngebacanya. Seperti curcol yang sudah mendunia gitu. Haha, khayalannya ajib.

    ReplyDelete
  6. aamiin..Semoga ditahun ini bisa lebih baik lagi ya mba. Semoga doa dan cita-cita terkabul..aamiin..

    Dan semoga terus bisa berbagi dan menginspirasi lewat blog ini :)
    Dan satu lagi, boleh dong follback my blog .. hehe

    ReplyDelete
  7. Hayooo jangan muak sama pendidikan...
    kan itu demi masa depan...
    ._. apa dah sotoy...

    ReplyDelete
  8. Ditahun 2017 nanti, jangan lagi mundur mundur ya mbak'e. Kejarlah mataharimu itu mbae.

    ReplyDelete
  9. Kapan-kapan gue bakal bikin ulasan tentang perjalanan hidup gue sampai akhirnya bisa menikah. Hahaaaa sok ngartis ya, whatever lah siapa tau bisa menginspirasi Vera. Tapi it's definitely true. Gue ngerasa tangan Tuhan yang bekerja sampai semua itu terwujud.

    Semangat teruuuus Veeeer :*

    ReplyDelete
  10. Kak vera emangnya udah duapuluh berapa, kok sudah harus naik lelaminan. Ah, baiklah aku terlalu keppo. Jangan terlalu dipaksakan kak kalo memang belum waktunya.

    Kadang menyerah bukan berati kalah. Tapi emang demi keadaan yang lebih baik. Semoga 2017 tetep konsisten ngeblog. Aku juga pingin cepet cepet selesai kuliah, udah muak haha

    ReplyDelete
  11. Semoga tahun 2017 merupakan batu loncatan kita untuk melompat menjadi lebih baik. Aamiin... ^_^

    Eh iya, jadi penasaran tentang ke pekanbaru nih. Kayaknya seru tuh. Mana postingannya??? ^_^

    ReplyDelete
  12. mbak, yg terakhir pengen aku kutip banget hahah :D kalau gak jadi pasangan ya jadi pembelajaran. cucoookk.. lekas mendapat jodoh dan kecapai semua cita2mu mbak. ditunggu postingan lainnya

    ReplyDelete
  13. salam buat Abang ya Mbak Vee

    hihiihih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf mbak mia. tidak bisa menyampaikan, mungkin suatu saat nanti. Kalau sekarang enggak bisa. #sungkem

      Delete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Jari, Onyx Asli Bojonegoro