Panahan Bojonegoro Sumbang Dua Emas Untuk Jawa Timur

source

Seperti yang kalian ketahui, bahwa sampai saat ini masih berlangsung Pekan Olahraga Nasional PON XIX Jawa Barat 2016. Tentu saja sebagai orang aktif di media sosial macam saya ini pasti penasaran sekali. Terutama ada empat atlit dari Bojonegoro yang dikirim maju ke PON ini. Dan dua diantaranya saya kenal baik.

Dua orang itu adalah atlit panahan dan angkat besi. Untuk panahannya yakni Mbak Ika dan angkat besinya Imam. Dan kemarin adalah hari yang begitu menggembirakan seluruh masyarakat Bojonegoro. Pasalnya melalui Mbak Ika, Bojonegoro sumbang dua emas untuk Jawa Timur.

Pada kategori panahan perorangan Mbak Ika bahkan bertemu dengan seniornya terdahulu yaitu Rina Dewi yang mana dulunya atlit Bojonegoro Jawa Timur namun lantaran harus mengikuti suaminya di DKI. Jadilah dia pindah ke DKI, sehingga mereka bertemu di final memperebutkan medali emas panahan perorangan putri. Mbak Ika menang telak dengan skor 6-0 Berita selengkapnya di sini

Setelah itu, bersama Erwina, juga atlit binaan Bojonegoro dan Diananda atlit Surabaya, ketiganya mampu meraih medali emas melawan DI Jogjakarta. Dengan skor 6-0.

Saya dan orang kantor pun bersorak atas kemenangan ini. Hal ini membuktikan bahwa Panahan Bojonegoro memang belum mati. Meski secara organisasi tidak diakui oleh Jatim. Tetapi lihat prestasinya, bahwa mbak Rina dan Mbak Ika merupakan binaan dari Bojonegoro. Tidak hanya itu, ada puluhan atlit yang dimiliki oleh Persatuan Panahan Indonesia Kabupaten Bojonegoro, meskipun Perpani Provinsi menolak keabsahan Perpani Kabupaten Bojonegoro

Beberapa sumber yang saya baca hal ini diakibatkan adanya masalah pengurus Perpani Jatim dengan Perpani Kab Bojonegoro. Sayang sekali kan? Bahkan kata pimpinan saya, Bojonegoro pernah tampil sendiri, tidak mewakili Jatim karena Jatim menolak kehadiran atlit panahan Bojonegoro. Hasilnya? Lihat Mbak Ika, yang beberapa waktu lalu mewakili Indonesia di ajang dunia Olimpiade Rip 2016. Meski dia terlempar di 64 besar, tetapi prestasinya tetap ada. Dan kali ini dibuktikan di PON Jabar 2016, dia memperoleh emas pada perorangan putri. Dan bersama Erwina dan Diananda, ketiganya meraih emas untuk kategori beregu putri.

Panahan Bojonegoro masih eksis sampai sekarang. Dan saya berharap semoga para atlit tersebut nantinya akan bisa ikut ajang dunia. Kalaupun tidak bisa diakui Jatim, maka bisa maju mewakili Bojonegoro. 

Jujur, saya tidak mengerti kenapa bakat saja tidak cukup, kenapa harus ada kekuatan politik di atasnya. Sehingga menghambat langkah-langkah para atlit untuk maju. Padahal mereka memiliki bakat yang diakui. Kenapa bakat saja tidak cukup?



Comments

  1. Bila jujur ingin mengembangkan potensi anak negeri, semestinya hal yang seperti itu tidak terjadi ya, Mbak. Bangkit terus panahan Bojonegoro dengan prestasi. Maju terus. Masih banyak yang mendukungmu; orang-orang yang mempunyai hati nurani.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sayang sekali karena kekuasaan politik seringkali menghambat prestasi anak negeri. Banyak sekali generasi yang cerdas tetapi diasingkan di negeri sendiri. Duh.

      Yup, kita harus selalu mendukung mereka!

      Delete
  2. Yah, itulah kejelekannya negara kita. Masih terlalu banyak orang egois yg menganggap bahwa segala sesuatu di dunia ini bisa dibeli dengan uang. Sampe di kompetisi olahraga sekalipun, masih saja mencoba curang dengan bawa2 uang dan kekuasaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul kak, masih ada kepentingan pribadi dan kelompoknya. kita belum bisa objektif dalam banyak bidang.

      Delete
  3. Oh iya ya, sekarang lagi musim PON. Tapi kenapa ya, aku liat ramenya PON keliatannya di sepak bola? Sampai ada berita gitu supporter dari Jakarta ngamuk atas poinnya dengan Jawa Barat gitu.
    Waaaahhh... Aduh aku kudet dengan kabar PON nih. Sedih :(
    Btw selamat untuk Jawa Timur atas dua emasnya! Insya Allah kunfayakun kalau mengizinkan Mbak Ika ikut Olimpiade lagi dan bisa lebih unggul :)
    Bentar, kekuatan politik?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya kalau mbak ika sudah bisa diterima oleh perpani Jatim. Karena mbak ika pernah mewakili Bojonegoro di ajang nasional dan menoreh prestasi.

      Namun junior junior mbak ika yang langkah-langkahnya dihambat oleh perpani Jatim. Padahal memiliki prestasi juga.

      Yup kekuatan politik.

      Delete
  4. Hmmm ... emang aoh bakat itu nggak cukup. Butuh sebuah lingkungan yang mendukung agar bakat seseorang itu makin terasah dan cemerlang. Hebat. Selamat untuk kemenangan atlit Panahan Bojonegoro.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lingkungan itu termasuk masyarakat dan pemerintah ya. Kita semua harus bersinergi untuk mendukung prestasi mereka. Terimakasih.

      Delete
  5. Waahh selamat ya atlit nya udah bisa nyumbang 2 emas . Pasti perlu latihan yang cukup keras dan cukup melelahkan tuh . Tapi akhirnya kelelahan itu bisa terbayar juga dengan mendapatkan 2 emas sekaligus .

    Saran gue , jangan mudah puas . Tingkatan lagi kemampuan untuk atlit panahan , supaya bisa terus membanggakan Bojonegoro dan Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa, para atlit panahan Bojonegoro memang perlu berjuang keras. Tidak hanya meningkatkan kemampuan tetapi juga berlapang data dengan sikap pemprov terhadapnya.

      Delete
  6. Kadang kekuasaan politik itu justru dapat menghambat prestasi dari negeri itu sendiri, semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi mba..

    salam

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Lima Wishlist Di Tahun Dua Nol Satu Tujuh