Posts

Showing posts from January, 2016

Ajari Aku Bernafas Hidup

Hidup ini tidak pernah sempurna. Hanya pemikirannya untuk jadi sempurna itulah yang berlaku. Tolak ukurnya untuk kesempurnaan itupun berbeda. Berbeda bagiku, juga bagimu.

Sempurna itu absurd. Beberapa kali kubuka dan kututup cerita namun segalanya menuju akhir yang sama. Abu-abu. Tidak jelas apakah dia dia masuk ke dalam kejahatan atau kebaikan. Hitam atau putih. Tetapi cerita ini hanya ada pada akhir yang tidak jelas. Bahagia atau sengsara?

Dinding kamar ini rasanya mulai menyempit. Lagi-lagi aku terhimpit di rasa yang tidak jelas ini. Kehabisan nafas. Seolah-olah udara mulai meninggalkanku pada ruang hampa. Lagu-lagu yang mengalun mengisi di ruang ini seperti tidak terdengar lagi.

Inikah mati rasa?

Zonk But Awesome Experience

Image
Hobi traveling ada kalanya tidak selalu berjalan mulus. Walaupun sudah direncanakan sedemikian rupa, tetap saja kadang meleset semuanya. Hari ini Caboru jalan-jalan babat alas (buka hutan). Berusaha menemukan destinasi baru yang belum terekspose eh malah muter-muter nggak jelas. 
Tingginya apreasiasi masyarakat Bojonegoro terhadap wisata alam di Bojonegoro patut diacungi jempol. Nama Atas Angin kini buming bak perawan yang kecantikannya terkenal ke seluruh tempat. Nama bukit cinta digadang-gadang mampu menarik ribuan wisatwan lokal.
Tidak hanya itu sih, ada WaterPark Dander yang menarik massa pas liburan tahun baru kemarin. Ratusan orang tumpah ruah di kolam yang kecil itu. Belum lagi banyak pro kontra terhadap tarif parkir yang menjulang melebihi tiket masuk ke Water park Dander itu sendiri yang cuma Rp10.000.

Pernikahan itu Kerelaan (1)

Image
Usia segini emang bahasannya selalu seputar pernikahan. Dikit-dikit sering dengar pertanyaan. Kapan nikah? Kapan Nyusul? Bosen sih, tetapi menarik.
Beberapa hari yang lalu Rei blingsatan alias galau akut gak karuan. Pasalnya calon mertuanya minta mas pacarnya untuk nglamar dirinya. Sedang dirinya yang anak emas mamak itu belum mau nikah. Dan bergulirnya saya yang jadi tong sampahnya.
"Mati aku. Bapak mau ngelamar aku. Pie terusan?"
"Bagus donk," jawabku enteng.
"Tapi aku belum siap nikah. Aku nggak mau nyuci, masak dan bersih-bersih. Pokoknya nggak mau."

Postingan Perbaikan

Kemarin saya sedang marah, kesal. Jadi postingan saya rada nyleneh bin ajaib. Lebih tepatnya saya jadi orang jahat. Malamnya sudah ditantang untuk bikin tulisan tentang lelaki gagal move on, karena semua sisi baiknya sudah di portal. Di blogku sisi jelek semua yang saya lebih-lebihkan tentu sajalah. :D

Sebenarnya dia lelaki baik, cuma bawelnya ngalahi emak-emak rempong. Dan berkat dia juga, kami para pegiat Lesung harus kembali ke rumah. Bahwa kami memiliki 'rumah bersama'. Semangat Literasi itu tidak boleh padam. Dan dia juga punya hutang bagi film Supernova sama saya. :D

Kalau tentang sastra, itu sudah menjadi makanannya sehari-hari. Jadi biarkanlah tentang hal itu. Terkait majalah Playboy. Salah satu refrensi tulisan memang majalah pria dewasa tersebut. Tetapi bukan merujuk pada foto perempuan-perempuan seksi. Melainkan pada esainya yang cerdas yang biasanya ditulis oleh sastrawan-sastrawan Indonesia. Wong saya lho baca. :D

Untuk sang putri cantik, saya kesal sama dia. Jad…

Selamat datang Putri Cantik

Image
Hari ini saya sedang jadi orang jahat. Setelah iseng nulis soal Lelaki Gagal Move On plus foto rahasiaya. Kali ini saya mau nulis surat kepada putri duyung cantik. Tenang putri, kecantikanmu tidak akan sia-sia.
Tidak cukup seluruh isi kepalaku untuk menggambarkan kecantikanmu pada dunia, sungguh tidak ada yang bisa menyainginya. Percayalah ini ucapan bohong jujur padamu. :D

Di bawah air terjun kepolosan wajahmu terpancar sempurna.

Lelaki GAGAL Move On. Berminat? Ping!

Image
Saya bertemu lelaki pertama kali di bulan Pancawarna, saya lupa tepatnya kapan. Wajah yang superasing ini duduk menyatu dengan kami, para maniak buku. Mengikuti diskusi dengan anteng hingga sesi tanya jawab. Dia mengatakan sambil tak tahu malu, bahwa dirinya ini hanya mengetahui acara diskusi ini lewat fb.

Dan dia tidak mengenal satupun manusia yang hadir saat itu. Apa dia cuma numpang makan ala ala anak kos? 

Dengan pengetahuannya yang lebih banyak dari saya, dia berbicara banyak sekali hingga saya mulai lelah mendengarkan, ini orang ngomong apa? :D

Sudah Ada Yang Ngatur

Image
Seperti perjalanan, kadang berliku dan lurus. Rejeki kadang lebih kadang juga kurang. Menikmati di antara keduanya bisa memperoleh lebih banyak daripada yang direncanakan. Rejeki bukan hanya sekedar uang kan? Sekedar senyuman dari orang tersayang bisa membuat hari terasa lebih menyenangkan.