CABORU Sebuah catatan pemikiran tentang hidup dan perjalanan seorang perempuan yang suka kelayapan

Tuesday, November 24, 2015

Belum Pernah Naik Pesawat

Tuhan Tau Tetapi Menunggu
Kata Arai 

Ini tentang impian dan khayalan yang mirip, dan terwujudnya entah kapan. Tetapi Tuhan selalu punya rencana yang indah. Jauh lebih indah daripada khayalan sendiri.

Di sela-sela nonton televisi, Ibu menceritakan bahwa ada saudara yang akan menikah awal Desember nanti. Sayangnya pernikahan tersebut dilakukan di Makasar nan jauh di sana. Ongkos pesawat PP nya lumayan lah.. UMK nya Bojonegoro. Kemudian obrolan berlanjut tentang naik pesawat. Hanya saya yang belum mencicipi rasanya terbang menerabas awan-awan itu. Iyah.. hanya saya yang belum.


Sunday, November 22, 2015

Waiting Is Annoying

Menunggu itu menyebalkan. Terutama bila yang ditunggu masih mengulur-ulur waktu. Mending berangkat sendiri kan daripada diulur-ulur?

I just don't like it. When i am waiting until 3pm, i quickly do my job the someone still not ready. And finally after he is ready and saying, Rain will comes, continued? What must I say?

Time goes, and it is not rain. What a relief, ya?

Karena itu saya lebih banyak menyesuaikan saja. Daripada di php mulu. Mending kalau bisa dikerjain ya udah dikerjain sendiri aja. Kelamaan ntar kalo nunggu orang lain. Although he is important person for me.


Thursday, November 5, 2015


Wednesday, November 4, 2015

Baju Baru, Alhamdulillah

Sebenarnya udah dari kemarin-kemarin pingin ganti baju. Biar gak enek liat itu melulu. Eh baru hari ini iseng liat b-template ada yang keceh. Aaaak langsung ganti lah. Jadi jeng..jeng..jeng  Blogku sudah ganti baju yaaaa. Cakepan mana?

Hari ini lagi badmood. Makanya sampai jam sebelas belum kemana-mana, masih duduk asyik di depan komputer. Jurnalis macam apa ini? Ah saya masih belajar kok.

Masih ada yang menjadi fokus perhatian saya terkait masalah HIV - Aids. Masalahnya saya nggak punya narasumber penderita. Jadi mentok di sekitar angka-angka penderita. Kan kering beritanyaaaaa.... >.<

Mungkin yang lagi baca blogku ada yang bersedia untuk berbagi kisahnya. Tentu saja identitas disembunyikan. Hiv aids memang masih sensitif untuk dibicarakan, namun laiknya kita harus tahu kenapa hal tersebut bisa terjadi. Kalau perihal hubungan pribadi yang dilakukan itu memang hak masing-masing orang, cuma ketika yang kena adalah ibu rumah tangga kemudian menular ke anaknya, apakah nggak kasihan?

Belum lagi kenyataan bahwa tingginya angka penderita HIV Aids di Bojonegoro tidak sebanding dengan tingginya angka penyakit seksual menular lainnya. Padahal penyebab yang mendominasi di Bojonegoro adalah karena perilaku seks bebasnya bukan karena jarum suntik yang digunakan secara bergantian.

Tuh kan miris kan? Fenomena gunung es. Untuk mau lihat berita lengkapnya baca aja di sini yak. :v

Kembali lagi ke baju baru... Saya suka designnya. Pas banget! Karena judulnya kok traveling, lain kali saya posting jalan-jalan saya ya. Ngrusuk-ngrusuk gitu yaa. :D

See yaa


Sunday, November 1, 2015

Now Empty, Tomorrom Full

Seketika bau hujan datang, aku segera merentangkan kedua tangan berusaha menyambutnya dengan senang. Akan tetapi dia belum juga kunjung datang. Masih lamakah kami menunggumu tuk mampir sebentar?

danboku sudah patah dan tidak layak lagi, kasihan