Saya Mau Jadi Caleg Komisi X

Impian itu seperti nafas yang akan membuat kita lebih hidup, lebih bersemangat menjalani hidup. Dan kali ini saya jadi ikutan sebuah kompetisi jika aku menjadi caleg. Hei, kita telah melaksanakan pemilu tanggal 9 April kemarin kan? Dan sebagai bukti banyak yang tidak golput pada beramai-ramai memfoto jari kelingkingnya yang bernoda biru. Tidak termasuk aku. Soalnya gak punya kamera, coba kalau ada sekalian deh ikut mejeng? Buat seru-seruan juga. Dan tidak lupa, berdoa semoga anak-anak kita memahami pentingnya memberikan suara untuk Indonesia. :)

Bicara soal legislatif, apa sih tugasnya legislatif. Menurut yang saya pelajari, Legislatif itu tugasnya membuat Undang-undang bersama Presiden. Tetapi untuk lebih lengkapnya untuk mengetahui apa saja tugas dan wewenang DPR. Lansung meluncur ke sini yak.

Saya memilih Komisi X. Ruang lingkupnya terdiri dari :
  • Pendidikan
  • Kebudayaan
  • Pariwisata
  • Ekonomi Kreatif
  • Pemuda
  • Olahraga
  • Perpustakaan
Latar belakang saya adalah pendidikan guru sd. Sekarang belom menjadi guru sih, tetapi saya memiliki pemahaman bahwa pendidikan adalah akar dari semuanya. Kenapa demikian? Hal ini berhubungan dengan keinginan saya untuk memperbaiki mutu pendidikan. Bukan hanya dari jumlah jam yang ditempuh oleh siswa, melainkan kualitasnya. Saya juga ingin  agar pendidikan di Indonesia merata. Aagar tidak adanya perbedaan yang begitu jomplang ketika hasil Unas diumumkan. Rata-rata kelulusan tertinggi pasti di daerah Jawa. Sedangkan yang di daerah Timur begitu memprihatinkan.

Dan bagaimana cara untuk mewujudkan agar saya menjadi caleg di komisi X. Saya pernah membaca suatu komik, dan saya lupa judulnya apa. Tetapi menarik sekali, berhubungan dengan pemilihan pemimpin di suatu daerah. Dan saya ingin menirunya...
  1. Saya harus mengenali ranah yang akan saya duduki.
    Komisi X terdiri dari 7 ruang. Yaitu pendidikan, kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, pemuda, olahraga, perpustakaan. Sebelum saya menjadi caleg, saya harus nyemplung di bidang-bidang tersebut. Kalaupun tidak bisa semuanya, minimal ada satu bidang yang menjadi fokus saya. Kebetulan saya saat ini berada di wilayah pendidikan. Saya kuliah di pendidikan guru sd. Kemudian di komunitas saya, Sindikat Baca bergerak di bidang literasi. Saya harus tahu mana-mana yang menjadi masalah pendidikan.

  2. Melakukan tindakan yang berhubungan dengan komisi X
    Sebelum menjadi caleg, alangkah baiknya menunjukkan tujuan saya kepada masyarakat di sekitar. Mungkin bisa dibilang mencari simpatisan. Tindakan yang bisa diambil bukan berupa membagi-bagi uang. Tetapi lebih terjun langsung ke dalam ranah komisi x, misalnya pendidikan dan pemuda. Saya sebagai seorang pemuda, saya harus ikut kegiatan kepemudaan di lingkungan sekitar. Untuk pendidikan, saya bisa mengajak anak-anak untuk membudayakan membaca.
  3. Mencari simpatisan yang terpercaya
    Kenapa saya katakan simpatisan? Saya ingin orang-orang yang mendukung saya, percaya dengan kemampuan saya untuk menjadi caleg komisi x. Orang-orang inilah yang akan menjadi kaki dan tangan saya. Selain mereka membantu mewujudkan niat saya menjadi caleg komisi X, mereka juga akan mengingatkan saya bila saya salah arah.
  4. Melakukan kampanye secara efektif
    Saya tidak tahu apa gunanya para caleg menempel foto mereka di pohon-pohon di sepanjang jalan. Saya lebih ingin melakukan dialog dengan mereka. Membagi ilmu yang saya punyai, dan menceritakan mimpi saya seperti apa. Mewujudkan para pemuda yang mencintai Indonesia, berasaskan pancasila.
     
Saya ingin agar pemuda pemudi di Indonesia mencintai negeri mereka sendiri. Saya ingin para pemuda memahami eksistensi mereka bagi negeri ini. Karena nasib negeri ini ada di tangan mereka. Ingatlah sejarah Indonesia, bahwa Indonesia merdeka karena para pemuda saling bersatu padu merebut kemerdekaan dengan tenaga, pikiran, waktu. Demi terwujudnya kemerdekaan.

Mewujudkan para pemuda yang mencintai Indonesia, berasaskan pancasila. Inilah visi saya. Menggunakan asas pancasila, karena di dalam pancasila sudah memuat sifat-sifat baik dan sesuai dengan negeri Indonesia. Kemudian saya selalu berpikir, bahwa bila cinta ada, segala kehidupan akan menjadi indah. Mencintai Indonesia, tidak hanya sekedar mencintai produk dalam negeri, tidak hanya mendukung timnas dalam kompetisi antar negara. Tetapi semuanya, mulai mencintai bahasa Indonesia, budaya Indonesia, dan keanekaragaman yang ada di Indonesia.

Postingan hanya sebuah angan-angan saya menjadi Caleg yang diusung oleh Blogger Energy. Sebagai sebuah gebrakan yang cerdas terutama untuk memecut semangat saya dalam menulis di blog. Namun dibalik itu , saya benar- benar ingin mewujudkan impian saya. Mungkin bukan sebagai caleg, tetapi sebagai Vera Astanti. Dengan memulai mencintai negeri Indonesia, mengenali budaya Indonesia, dan menghargai keanekaragaman budaya Indonesia.

Ada sebuah kutipan yang saya kagumi dan saya resapi berkali-kali. 
"Jika kau menginginkan sebuah kedamaian, maka jadilah kedamaian. Jika kau menginginkan persatuan maka jadilah kesatuan. Akhiri perpecahan perpecahan di tempat pertama, antara 'aku dan mereka' dan 'kembali' serahkan semuanya pada yang Satu.  ~ Keliling Eropa 6 Bulan Hanya 1000 dolar, Marona Silvia K ~"

Bisa dikaitkan begini, bila kau ingin Indonesia maju, dirimu sendiri juga harus maju. Tidak perlu saling menuduh satu sama lain. Yuk mari perbaiki Indonesia dimulai dari diri kita sendiri. Sebagai seorang mahasiswa, tidak hanya terus-terusan duduk diam di bangku kuliah, tetapi juga ikut dalam organisasi, atau kelompok-kelompok yang baik, misalnya komunitas blogger. Dan sebagai warga negara, ikut memperhatikan apa yang terjadi di negeri ini, saling membantu, saling mengingatkan, saling menghargai, dan saling mendoakan.

Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu! 
~ John F. Kennedy ~

Bagaimana, beranikah Anda mengikuti misi-misi saya?

See you...


"Tulisan ini diikutsertakan dalam Best Article Blogger Energy"

Comments

  1. berani...asalkan tidak bohong... :P

    ini kalau jadi beneran dan beneran pula melaksanakan....beuh..Indonesia bakalan keren banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe...
      Amiin, yuk dimulai dengan melakukan yang terbaik untuk diri sendiri dan juga Indonesia. :)

      Delete
  2. wih keren. Suka banget sama isi paragraf terakhir, sungguh nendang banget kalimatnya. Intinya kalo mau maju harus diawali dari diri sendiri yak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Hud... sebesar apapun impiannya, kalau tidak mulai dari sendiri rasanya mustahil terwujud. :)

      Delete
  3. Iya kak, kita tak perlu menjadi orang besar ketika kita ingin mengubah dunia. Selama ada kemauan, pasti ada jalan :)

    Berani, kak berani banget! :D

    Oh, kakak calon guru SD? Salam kenal ya kak, kayaknya ini kunjungan pertama aku deh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk dimulai. :D
      Iyaa aku calon guru Sd, selamat datang~

      Delete
    2. Wahhh, aku juga punya keinginan untuk jadi guru SD. Insya Allah nanti mau ikut tes masuknya juga, doain ya :)

      Qoutes yg terakhir keren, terkadang kita banyak menuntut hak sementara kita tidak pernah melakukan kewajiban kita sendiri...

      Delete
  4. Amiiiiin meskipun sudah berlalu pemilu mimpi ga akan padam ya mbak vera... Masih bisa mempersiapkan diri 5 tahun lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi~
      saya nggak terlalu kepingin jadi caleg mbak, hanya saja, saya ingin memberikan yang terbaik untuk negeri ini. dimulai dari memperbaiki kualitas diri sendiri. :)

      Delete
  5. aaminn aamiin aamiin ya robbalalamin, semoga apa yang ditulis disini menjadi kenyataan. untuk mengubah yang besar memang harus dari yang kecil, diri sendiri baru orang lain.
    cita cita yang mulia dek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin. :)
      Iya, harus dimulai dari diri saya sendiri.

      Delete
  6. belum berani kalo diri sendiri belum bisa memantabkan misinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. makanya dimulai dari diri sendiri dulu mbak~
      perlahan tapi pasti ^^

      Delete
  7. eh kamu itu dari jurusan PGSD ya, hahaha sama donk~
    bener nih.. semuanya harus dimulai dari pendidikan yang mumpuni. tapi gak lupa juga bahwa nilai2 karakter juga harus bener bisa dimiliki oleh mereka...

    di poin yang simpatisan...
    nyarinya simpatisan dan relawan yang mau mendukung dari hati bukan karena iming2 upah duit setelah lolos jadi anggota legislatif..

    btw.. apa yang diapaprkan emang bener2 keren.. Juoz!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa
      pendidikan bukan selalu soal nilai biru atau merah. Tetapi sejauh mana ilmu itu bisa dipahami dan syukur-syukur diterapin ke kehidupan sekitar.
      Lebih penting lagi pendidikan karakter~
      Pendidikan yang bukan hanya teori atau hapalan tapi langsung diterapkan dan dilaksanakan di kehidupan sehar-hari.

      terima kasiiih

      Delete
  8. keren cara kampanye yang pengen kamu lakukan. gak ada manfaatnya juga majang poster. bukannya bikin masyarakat makin mengenal malah ujung-ujungnya bakalan jadi pencemaran lingkungan akibat sampah poster yang tidak terpakai lagi.

    pendidikan dinegara kita memang gak merata. apalagi di daerah yang terpencil. mereka pasti kurang fasilitas belajarnya sehingga tertinggal dengan kota-kota lain yang memiliki sekolah bertaraf internasional. pendidikan yang merata bisa jadi solusi mencerdaskan kehidupan bangsa secara merata pula. semakin baik pendidikan dinegara kita, maka akan semakin maju pula negara ini.

    andai semua caleg berpemikiran seperti kamu vey, pasti damai negeri ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa kakak~
      tanpa harus jadi caleg kita bisa ikut kampanye kok. Kampanye untuk Indonesia yang lebih baik. hehe

      Delete
  9. Aamiin..
    Bagus banget kalo beneran bisa, Ver :)
    Tapi aku juga lebih suka sama caleg yang aktif terjun ke masyarakat kok daripada yang money politics.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, aku juga nggak ngerti, harusnya ada dialog-dialog gitu dengan masyarakat. Bukan sekedar tempel poster dan bagi amplop. huh...

      Delete
  10. Wah..wah.... yang mau jadi caleg nih...
    Aku dukung lah.. aku jadi team suksesnya lah...
    Hahaha..

    Sip,.. kayaknya anggota dewan telah mewakili rakyat dengan baik. Kerja mereka telah benar..
    Koruptor sudah terwakili
    Yang punya mobil mewah sudah terwakili
    Yang punya usaha besar sudah terwakili..
    Yang belum, yang dihukum mati karena koruptor pun juga belum diwakili..

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau jadi tim suksesku?
      *horee*

      uwaa kalau hukuman mati untuk koruptor kayaknya nggak ada deh Bang di negera kita.

      Delete
  11. Saya favoritkan tulisan ini. Serius, mendalam, dan memang ini yang dibutuhkan. Jadi bisa tahu gambaran orang muda kayak Mbak Vera tentang caleg. Bukan sekadar untuk dagelan. Maju terus, saya dukung!
    Semoga suatu saat bisa mewujudkan impiannya ya, Mbak. Aamiin. Dengan cara yang dibisa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasiiih mbak...
      Iya sekrang melakukan apa yang dibisa dulu~
      Seperti menulis yang positif.. :D

      Delete
  12. The last quote!

    Nonjok banget :)))

    Awesome post kak

    ReplyDelete
  13. ini tulisan yg paling bener nih soal andai aku jadi caleg. haha aku juga heran kenapa harus memasang foto2 di pohon2 dan baliho2 besar, merusak pemandangan dan merusak pohon juga, atau mungkin mereka aslinya pengen jadi model? entahlah abaikan saja komentar aneh saya ini -_-

    oya kalo dalam bidang pendidikan, selain mengajak anak2 untuk menyukai membaca, mungkin ada baiknya lagi kalo ditambahkan dengan mengadakan kelas sosial gitu. cuma pendapatku sih hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. kelas sosial yak? hem.. alhamdulillah sekarang sedang berjalan sebuah acara tentang kepenulisan ke sekolah-sekolah. Tapi saat ini vakum, kebentrok ujian. Mungkin setelah lebaran baru dimulai lagi keliling sekolahnya. :)

      Delete
  14. Waw banget dah visi misinya.... moga tercapai aja....
    Memang benar semua dimulai dari diri sendiri, :D
    Sebenarnya masyarakat butuh bukti, bukan banner yg di pajang gede gede di pinggir jalan -_-
    Pendidikn adalah bekal untuk Indonesia lebih maju, moga pendidikan di Indonesia bisa lebih baik lagi kedepannya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa suatu perubahan memang harus dimulai dari diri sendiri. Setuju banget pendidikan adalah tongaknya kemajuan suatu bangsa.

      Delete
  15. tulisannya mendalam banget. meskipun hanya berangan-angan, tapi angan-angan lo mulia juga. berusaha untuk menjadikan masyarakat Indonesia untuk mencintai negeri nya sendiri, bukan hanya produk nya saja tetapi seluruh nya. dan juga memang pendidikan adalah yang terpenting untuk kemajuan negeri ini.

    jadi, kalau mau mencapai kesuksesan harus dimulai dari diri sendiri. oke, gue berani mengikuti misi-misi lo hehe. semoga yang lo katakan sesuai dan diimbangi dengan apa yang lo perbuat yaa hehe.

    btw good luck buat best article nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa
      Yuk kita mulai dengan mencintai negeri ini. Kita mulai bangga dengan apa yang kita miliki. Jangan selalu mencibir. Kalau bukan kita? Siapa yang akan bangga dengan negeri Indoensia?

      Ayo saya sudah mulai looh :)
      Kapan-kapan diposting yak :)

      Delete
  16. Iya, sebelum (berusaha) mengubah dunia, harus dimulai dari diri sendiri.
    Dimulai dari hal kecil yg berguna bagi sekitarnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, nggak perlu jadi caleg atau pemimpin untuk memulai yang baik. Tetapi dengan mulai dari diri kita sendiri, dan skeitar kita...

      Delete
  17. Waaa, selamat ya Ve.... nomor berapa, nanti aku coblos #ehh :D habisnya program kamu bagus sih, jelas.... Dan.. calon guru pun ^^

    ReplyDelete
  18. sayangnya saya gak terlalu paham masalah ginian kak, tapi saya nyoblos kemarin loh hhe
    salam kenall kak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak apa-apa. belajar pelan-pelan, saya jugaa :)
      Sip, sudah menggunakan hal pilih!
      Slaam kenal juga yaa

      Delete
  19. Aku sih inginnnya ikut maju bersama untuk memajukan indonesia. tapi dalam hal ini diluar kemampuanku. Aku hanya bisa memilih dan menggunakan hak suaraku saja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan melakukan yang terbaik untuk diri sendiri dan sekitar kita sudah menjadi langkah yang bagus untuk negeri kita loh Bang...
      :)
      Siip, satu langkah yang keren untuk Indonesia.

      Delete
  20. Setelah baca postingan untuk best article, aku kok malah terharu ya. Anak-anak BE keren-keren banget. Mereka bikin postingannya niat-niat dan serius. Ya meskipun ada juga sih yang nggak serius-serius amat. Dan, visi misinya jelas antimainstream. Beda banget sama caleg yang beneran.

    Aku suka cara kampanyemu yang melakukannya secara efektif. Nggak harus pajang foto, tapi ngobrol langsung. Berbagi tentang apa pun. Ya, emang lebih baiknya sih gitu. Jadi mereka nggak hanya tau foto kita, tapi mereka bisa "kenal" kita juga. Nice post!

    Gluck ya Best Article-nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu karena saya bosan dengan foto dan baner yang ada di jalanan mbaak~
      Kasian sekali para pohon-pohon itu...

      Terima kasih :)

      Delete
  21. berani,,ayo Ve,,maju terus pantang mundur,,aku akan mendukungmu :)

    ReplyDelete
  22. mantap... beneran jadi caleg aja mbak... hehe
    saya bingung sama yg majang foto jari bertinta... emang cuma dia seorang aja ya yg nyoblos...atau jgn2 itu pengalaman pertamanya nyoblos... hihihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe...
      entah ya... kok belom kepikiran untuk nyaleg beneran :P

      Oh foto itu~
      Iyah nggak apa-apa
      walaupun masyarakat kita sudah banyak yang tidak percaya dengan pemerintah. tetapi dengan foto itu kita tahu bahwa banyak juga masyrakat Indonesia yang masih berharap adanya perubahan.

      Delete
  23. Jadi caleg namun harus merakyat yah,,, sebelum menjadi caleg mengumbar janji namun setelah sudah jadi Caleg harus tepatin janjinya hehehhee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa~ begitulaah :D
      daripada mengumbar mending dibuktikan dengan perbuatan langsung :D
      walaupun kapasitasnya kecil ^^

      Delete
  24. waaaaaw.. kakaaa engga nyangka deh tulisan tentang caleg-nya seriusan bangeeet :D
    jadi seriusan juga ka mau nyaleg??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, apakah terlalu serius?
      eh belom tentu juga aku mau nyaleg Ranii..
      hihihi

      Delete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Lima Wishlist Di Tahun Dua Nol Satu Tujuh