CABORU Sebuah catatan pemikiran tentang hidup dan perjalanan seorang perempuan yang suka kelayapan

Monday, March 31, 2014

Nama Saya Timoti

Saya Timoti.
Dipanggil Moti.
Namun dipanggil oleh mereka dengan bukan nama saya.

Saat ini saya tinggal di sebuah rumah di daerah pedesaan. Yang mana lokasi rumah tersebut diapit oleh kebun-kebun. Sungguh miris. Saat menuliskan cerita ini pun, hati saya juga teriris-iris.

Saya Timoti.
Dipanggil Moti.
Namun lebih sering dipanggil oleh mereka dengan bukan nama saya.

Sekitar tahun 2006, saya dibawa pulang oleh seorang lelaki berbadan besar dan tinggi. Saya taksir umurnya sekitar 40an. Dengan suara menggelegar dia menyapa saya. Jujur, saya takut sekali. Sampai-sampai rasanya mau kencing di celana.

Jangan menilai seseorang dari penampilannya. Sepertinya ungkapan ini benar sekali. Setelah beberapa waktu saya bersamanya. Saya bahagia. Dia amat menyayangi saya. Terlebih-lebih bila saya sakit sedikit saja, dia langsung mengecek saya, dan saya dibawa ke dokter.

Mungkin beginilah cinta... rasanya begitu indah... tanpa harus diucapkan.

Saya sering menemaninya ke manapun. Bahkan saat dia jatuh sakit dan tidak bisa berjalan pun, saya setia menemaninya. Saya selalu berdoa supaya dia sehat dan sering bersama saya. Saya tak mengaharapkan apapun, saya hanya ingin dia bisa tertawa bebas dengan suara yang kencang itu.

Segalanya berubah. Saya tidak tahu sebabnya kenapa, dia tega menyerahkan saya pada seorang remaja yang bahkan tidak menyukai saya. Gadis itu mungkin cemburu dengan saya, karena saya lebih dekat dengan lelaki ini daripada dia. Dan saya pun sering melihat gadis itu bersama Si pink. Cih, saya lebih cantik dan lebih hebat daripada Si Pink itu.

Lelaki itu pun akhirnya jarang di rumah. Saya kesepian. Tentu saja itu tak saya ucapkan keras-keras. Karena kau tahu? Banyak yang iri pada saya di rumah ini. Iya, termasuk gadis itu. Tanpa saya sadari, saya diharuskan menemani gadis itu.

Ya Tuhan...
Betapa tersiksanya saya...

kenapa si gadis itu bodoh sekali. Sampai-sampai tidak tahu kalau kaki saya lecet. walaupun hanya lecet itu bisa berbahaya buat saya dan dia. Setiap hari , saya harus bersamanya. Bosan? Jangan ditanya. Rasanya saya mual. Saya sakit-sakitan, dan akhirnya benar, saya tak bisa berjalan. Lukanya cukup lebar.

Dia menyuruh adiknya untuk membawa saya ke dokter. Huh, saya tak habis pikir, kenapa dia yang memanfaatkan saya, tetapi dia tak mau merawat saya. Sungguh tak tahu balas budi.

Kaki saya sudah sembuh. Tetapi kulit ari saya sudah kian menipis. Saya tak akan sanggup harus berlari kencang seperti dulu. Saya harus ganti kaki. Tetapi sepertinya gadis itu tak peduli.

Sampai suatu hari, saya teriak-teriak di hadapannya. Akhirnya dia menengok. Dia memperhatikan kaki saya, kemudian berkata. "Maaf Moti, sabarlah sebentar lagi. Secepatnya akan saya ganti kakimu. Sabar ya Moti."

Apa? Sabar?
Hei, ini semua salahmu. Kenapa kamu memisahkan aku dengan lelaki itu, harusnya aku bersamanya kemanapun!Tangis saya pun pecah tak terbendung lagi.

"Saya @vastanti_kamu mengikutsertakan Timoti Giveaway: Ketika Kami Berbicara yang diadakan oleh www.wamubutabi.blogspot.com"


Saturday, March 15, 2014

Caboru's Giveaway : I'm in

I’m participating in the Pay-it-Forward initiative. The first 5 people who comment on this status with “I’m in” will receive a surprise from me at some point in this calendar year – anything from a sweet dessert, a lovely CD, a ticket, a book or just absolutely any surprise I see fit! There will be no warning and it will happen when I find something that I believe would suit you and make you happy! These 5 people must make the same offer in their status (FB or Path or Twitter, etc.) and distribute their own joy. Simply copy this text onto your profile, (don’t share) so we can form a web of connection and kindness.

Let’s do more nice and loving things for each other in 2014, without any reason other than to make each other smile and show that we think of each other. Here’s to a more enjoyable, more friendly and love-filled year!


Saya mengikuti giveaway 'I'm in' yang diadakan oleh Mbak Efi , model blogger baru yang cantik beberapa waktu lalu. Hehehe. Dan kali ini giliran saya yang mengadakan di blog saya ini, Caboru's Giveaway : I'm in. Giveaway berantai, saya menyebutnya demikian sebab yang menang dalam giveaway sebelumnya diharapkan untuk membuat giveaway dengan hadiah bebas untuk lima pembaca blognya.

Saya ini anggota sekuter, sekumpulan kuis hunter yang sedang kacau. Kadang hidup kadang menghilang. Lebih banyak menghilangnya. Ditelan rutinitas? Bukan, tetapi ditelan mangaonline. Hihi. Dan saya sendiri merasakan bagaimana bahagianya mendapatkan hadiah. Bagaimanapun saya jarang sekali membeli boneka, buku, hiasan-hiasan. Karena itu ketika saya mendapatkannya rasanya luar biasa. Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi saya senang sekali menerimanya.

Si Pipi, salah satu boneka saya, menjadi teman bermain saya setiap hari. Menemani saya tidur maksudnya. Dan buku-buku yang jumlahnya puluhan itu kini memenuhi lemari kecil di kamar saya. Rasanya senang melihat dan memiliki mereka. Karena yah, saya orangnya jarang beli buku. :D








Kembali ke topik Caboru's Giveaway : I'm in. Teman-teman semuanya tinggal meninggalkan komentar "I'm in Caboru" saja. Saya menyediakan pulsa @10K  untuk lima orang komentator pertama. (Sesuai instruksi di paragraf awal). Maaf ya hadiahnya hanya pulsa, sebenarnya saya ingin memberi buku, tetapi takut terkendala dengan ongkir dan malah lama kirimnya. Jadi saya memutuskan pulsa saja. Cepat dan ga ribet. 

Namun yang berpartispasi dalam  Pay-it-Forward ini dihasrukan membuat giveaway 'I'm in' di blognya sendiri. Caranya adalah dengan menyalin dua paragraf awal dari postingan ini dan terserah mau memberikan hadiah apa saja untuk lima orang pembaca blognya.

Berbagi itu indah, tidak akan mengurangi rejeki kok, justru akan menambah. Percaya deh, selalu ada Miracle of giving. 



                SUDAH DITUTUP
 

Thursday, March 6, 2014

Payaman, Niagaranya Bojonegoro

Hore! Virus ngeblog saya sudah menular ke beberapa orang. Jadi mereka, saya paksa-paksa buat bikin blog. Terserah mau nulis apa aja di sana. Yang penting punya blog. Hahaha. Tujuannya, supaya pas ada acara blogger nasional mereka bisa ikut. Moduuusss...

Dan kemarin dia menunjukkan blognya. Namanya Siput kecil. Entah kenapa namanya siput. Mungkin dia pecinta siput kali yak. Kalau saya memanggilnya Sumsum. :P Dia itu hobinya mbolang. Kalau saya mengaku pembolang. Saya baru mbolang di dunia maya. Dia yang sudah di dunia nyata. Pokoknya lain kali saya minta diajak. :D

Nah di blog barunya itu, dia memosting sebuah tempat di Bojonegoro. Tempat ini jarang diketahui nih. Disebutnya Niagara Kecil Bojonegoro. Di tanggal yang tertera di foto. Foto itu diambil tahun 2011. Sedangkan saya baru ke sana akhir tahun lalu. Dan itu membuat saya ingin memosting juga. Lagian saya sudah lama gak mainan sama Caboru sih. :D.

Tuesday, March 4, 2014

Buku Bercerita : Gagal Move On



Baru saja saya hendak membuka catatan yang berisi link-link tentang papercraft, dan kemudian saya membaca catatan seorang old friend. Bagi yang mengenalnya, pasti akan memberikan empat jempol atas usahanya, atas semua karya-karyanya yang dimuat di media massa, atas kedudukannya sekarang. Tidak tanggung-tanggung, ada lima catatan berurutan tentang karyanya yang di muat di media massa tahun ini.

Dan semua itu membuat saya membatu.