Buku Bercerita : Jangan Melarikan Diri


Perut saya sakit.
Padahal saya tidak memakan hal-hal yang akan membuat asam lambung saya naik. Saya pun tidak telat makan.

Pada akhirnya saya tahu itu adalah gejela ketika saya sedang tertekan. Karena tidak bisa dikeluarkan, kemudian menjadi penyakit dalam tubuh. Tidak hanya sekali atau dua kali saya mengalaminya. Tetapi setiap ada hal yang membuat saya tertekan, membuat saya gelisah, merasa bersalah, perut saya jadi sakit, bahkan cenderung mau muntah.



Apa sebabnya?

Entahlah, mungkin benar saya sudah melakukan banyak kesalahan, sehingga saya harus ditegur sedemikian keras. Keras sampai saya harus menangis dan ingin kabur lagi. Saya tak pernah mau berada di tempat yang membuat saya tertekan, membuat saya sakit, membuat saya menangis.

Sabarlah sayang...

Tidak. Kesabaran itu sulit, apalagi menghadapi batu-batu yang badannya besar dan tak mau mendengarkan. Dan mereka hanya berani berbicara dalam gelap yang tak bisa kujejak.

Separah itukah?

Iya, parah pasti. Aku menangis pun mereka tak kan peduli. Mereka pintar memakai topeng.

Ehm.. Lanjutkan...

Tetapi apa jadinya aku tanpa mereka? Aku bukan orang yang tak tahu  balas budi. Aku tak ingin mereka mencap jelek diriku lebih parah lagi. Terutama bila mengenai rumahku.

Terus, apa maumu?

Aku tidak tahu! Karena itu aku bertanya padamu!

Bertahanlah sayang...
Jangan melarikan diri. Bertahan dan buktikan bahwa apa yang mereka katakan tentang kau itu salah. Grow up. Jangan menangis hanya gara-gara hal sepele. Berjuanglah sayang... Kau tak pernah sendirian.

Haruskah bertahan?

Iya, bertahanlah dan temukan hal yang baik. Sedangkan yang cacat diperbaiki. Semua butuh proses. Semuanya butuh belajar. Apalagi membawa sebuah nama besar. Tidak ada yang sama isi-isi kepala itu. Namun saling berbicaralah dan temukan solusinya. Jangan melarikan diri, sayang. Karena hanya akan menambah masalah yang jauh lebih besar.


Comments

  1. Ayuk duduk bareng sambil makan eskrim hehe....all is well,semangat mbk^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. mau tdk mau kita hrs menjalani sebuah proses...

      Delete
  2. Bagaimana kalau relaks sejenak sambil mendengarkan musik dangdut misalnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau dengerin musik dangdut yang ada saya goyang-goyang :D

      Delete
  3. mbak veeee... kenapa?? :O
    sabar mbak..
    tak semua orang bisa menjadi apa yang kita inginkan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kikiki...
      hanya butuh penjelasan dan toleransu yang cukup tinggi. hohohohoho

      terima kasiiih :*

      Delete
  4. minum obat mbak, untuk mual bisa pakai odulina yang dikunyah tanpa air sebelum makan, lalu dilanjut dengan omiprazol detelah makan

    ReplyDelete
    Replies
    1. obat?
      tidaaakkk... terima kasih :D
      jarang konsumsi obat...

      Delete
  5. -Berjuanglaj sayang, kau tak pernah sendirii - :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, bnr kata mbak ranii... kan ada sy mbak vera... hihihihi... :p

      Delete
  6. Semangka....
    *semangat kaka :)
    kadang2 saya juga sering gitu, but it's ok chalenge itu mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul!
      tantangan kita untuk lebih dewasa dalam bersikap :)

      Delete
  7. gaya hidup yang sehat mungkin yang perlu dilakukan, dan di barengi dengan pola pikir sehat & positif. Mungkin salah satu obat yg mujarab mba :)

    ReplyDelete
  8. Sudah-sudah, jangan di ambil hati. kalau di tegur ambil positifnya aja, dan anggap saja teguran nya bermaksud baik untuk kita,, jangan nangis apalagi kabur. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha. iya, tidak boleh melarikan diri. :D
      makasiiih

      Delete
  9. jangan melarikan diri...hadapilah masalah yang ada dalam kehidupanmu..karena itu akan menjadi proses yang membuatmu menjadi lebih dewasa dan matang dalam kehidupan ..
    keep happy blogging always..salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Om, gak boleh melarikan diri. hufhh....
      terima kasih sarannya Om.
      salam dari bojonegoro ^^

      Delete
  10. Salam kenal kak Vera..
    Tenang kak, semuanya akan baik-baik saja, Insya Allah.. ^__^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, salam kenal juga,
      iya Insya allah all is well :)

      Delete
  11. wah...parah ya. sekedar berkunjung dan komen gak bakal ketularan kan? *bungkus selimut

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh ketularan apah?
      hahaha
      makasih sudah berkunjung :D

      Delete
  12. duh... ada apa ini? kenapa? kenapa?
    hehehe... salam kenal mbak,saya follow ah.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, salam kenal juga yaa
      hohoho tidak kenapa-kenapa kok :D

      Delete
  13. nyimak aja deh , , ,
    salm kenall. ..

    ReplyDelete
  14. aku jg sdg berusaha tdk melarikan diri hehe

    ReplyDelete
  15. sabar, vey.:) *hugs vey* ayo cerita2 lagiii

    ReplyDelete
  16. sabar ya mbak, tidak ada obat yang lebih baik. untuk mengurangi rasa tertekan juga bisa dgn mencoba olah raga, hehe

    salam dari jogja

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Lima Wishlist Di Tahun Dua Nol Satu Tujuh