CABORU Sebuah catatan pemikiran tentang hidup dan perjalanan seorang perempuan yang suka kelayapan

Tuesday, December 9, 2014

Hari ini Tidak Hujan



Pagi ini, ketika memasuki ruangan yang sama seperti hari sebelumnya perutku mencelos. Tidak ada manusia selain saya di sini. Sendirian. Menyisakan kenangan-kenangan yang manis masa lalu. Biasanya saya tidak pernah membuka pintu. Karena pintu sudah terbuka. Kali ini saya harus memasukkan kunci dan membuka pintu sendirian. Kucing hitam yang tinggal di sini mengeong-ngeong mengikuti saya yang berjalan menuju pintu belakang.

Friday, November 14, 2014

Launching Atas Angin - Bojonegoro

Seperti yang pernah saya janjikan pada postingan sebelumnya, akan ada postingan khusus seputar Launching Atas Angin. Uhuk, acaranya sih 28 Oktober kemarin. Udah hampir sebulan ternyata. Dan baru dibikinin sekarang? Semoga belum basi. Hihi.

Perlu pembaca Caboru ketahui, Atas Angin sebelumnya adalah majalah yang digagas oleh komunitas Sinsikat Baca. Tema besarnya seputar sastra dan budaya. Semacam Horison begitu. Semoga kedepannya bisa begitu. Amin.Sebelum Atas Angin, ada Baca. Nah Atas Angin ini adiknya. Bila Baca dipegang oleh senior-senior. Maka Atas Angin dipegang oleh kaum mudanya.


Saturday, November 1, 2014

Buku Bercerita : Se Novemberku

Salam! Ada cerita unik di awal bulan ini. Beberapa orang sudah pindah ke kota sebelah memroses air asin dari tubuh mereka Duh... Terlalu sekali bahasaku ini. Adalagi yang menemukan sepotong hati di tempat ini. Jadi cinta lokasi. Eh? Sedang saya? Hem... tunggu sebentar, aku sedang merapikan ingatan-ingatan yang berlompatan di sekitar sini.

Thursday, October 23, 2014

Arigatou Mbak Tha

Ohayoo Mbak Tha.
Biasanya aku sms begini kalau pagi-pagi yak. :D
Sebelumnya makasih banget karena udah dibikinin postingan khusus ultahku. Makasiiih :*


credit : http://argalitha.blogspot.com/2014/10/happy-milad-day-vey.html


Kabar aku baik mbak, sekarang pindah tempat kerja. Jadi jarang online juga. Syukur-syukur kalau wifi kantor nyala. Haks (tetep gretongan mulu yang dicari.) Kabar Caboru? Duh Mak, udah jarang Ngeblog sekarang. Karena ya itu pindah kerjaan dan gak bisa oline. Sebulan kemudian aku tanya temenku yang melek teknologi, terus dipinjemi antena usb. Dan sampai sekarang belum dikembalikan.(Pinjem nggak tah diri) :D

Ganti domain yak? Hahaha ada pengalaman lucu soal itu. Nanti dulu deh soal ganti domain. Kuliahnya belum lunas. (Apa ini? :v) Blognya mbak tha bagusnya pakai nama Argalitha aja mbak. Secara udah punya nama di jagad raya perkuteran. Jadi gampang diinget. Argalitha.com Cantik tuh pasti. :)

Iya iya, kita belom pernah telponan. Heleh-heleh. Parah yak. Mbaknya sibuk banget sih. :P
Kapan-kapan dehya kita ketemu. Mbak janji mau nraktir aku mi ayam sepuasnya loh sama brownis amanda. (tetep gretongan aja yang dicari) -_- Dan aku juga janji mau kirim surat cinta, eh sampai sekarang belum terwujud. Aduh-Aduh. Parah bener.

Soal foto narsis itu. Alasannya sih simple. Karena jarang-jarang kan aku majang foto sendiri. Di hariyang spesial, aku ingin orang yang kenal sama aku nggak lupa sama wajahku. Terlebih lagi, jepretannya Mas Afif kece bangeeet. Jadi sayang ah kalau nggak dipajang. Tapi ya cuma hari itu aja Besoknya udah diganti lagi. Hihihi

Iya alhamdulillah saya punya keluarga yang harmonis. Saya mengerti kenapa Mbak Tha begitu. Kan saya pembaca setia blogmu.  Semoga kita bisa membangun keluarga yang samara ya mbak. Dan kita bisa menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita kelak. Amiin. Soal lelaki itu? Ada sih calonnya. Tapi nanti dululah. Biar kami fokus di masa depan masing-masing dahulu. Lagian kuliah juga belom lulus. :D

Amin semoga bisa lanjut di Aussie. Semoga dkasih kesempatan sama Allah untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Aslinya, aku diminta untuk lanjut S2 nya di UNJ aja. Kalau Mom sih, pinginnya aku cepet nikah. Ampuun. Tapi aku males ah di Jakarta. Panas dan macet lagi. Aku kan gak bisa nyebrang. :D

Semoga Allah juga melindungimu dan orang-orang tersayangmu mbak. Miss you :*



Tuesday, October 21, 2014

Adios Dua Dua






Ucapan terima kasih

Akhirnya sampai juga di angka yang super sakral. Dua puluh tiga. Yang mana pernah saya tuliskan bahwa di usia ini semoga saja status saya sudah berubah. Tapi Tuhan Yang Lebih Tahu segalanya dari saya.

Beruntungnya ultah saya dirayakan banyak orang. *numpang di hari jadi Bojonegoro*
 
Tidak menyangka di tempat baru, dengan teman-teman baru dan keluarga baru, saya menerima cinta yang begitu besar. Heaa. Terima kasih ya atas kuenya Ana dan Mbak Desy dan semua teman-teman kantor. Sayang si Om lagi di luar kota, nggak dapat jatah kue. Kasihan. *evil laugh* (Kalau tahu, dia nggak kebagian kue, pasti ngambek.)

Terima kasih juga untuk seluruh sahabat, adik, dan teman-teman dan orang-orang spesial yang nyempetin waktunya untuk mengingat saya, dan memberi selamat. Semoga Allah membalas semua kebaikan kalian. Sengaja kronologi dibuka untuk hari ini saja. Hihihi.
Terima kasih lagi untuk orang special, kadonya udah nyampe tadi siang. Yang terima Mom. Semoga cepet lulus dan dapat kerja seperti yang diimpikan. Sayang belum waktunya kita ketemu yak. :P
Dan yang terakhir untuk orang yang jauh-jauh hari , sekitar dua bulan lalu. Terima kasih. :)

 



Adios duadua

Selamat tinggal usia dua puluh dua. Sekarang usia dua puluh tiga pas. Hihi. Usia yang pernah saya targetkan agar ada janur kuning melengkung di depan rumah. Tetapi sepertinya belum rejeki saya. :D
Terima kasih, saya diberi kesempatan untuk hidup yang lebih lama. Sejak ehm Agustus lalu status saya emang bukan single asli. Single palsu. Yaks. Tetapi tetep single. *semoga yang bersangkutan nggak baca* Hahaha.
Usia dua tiga yak, harapan satu tahun ke depan bisa lulus kuliah dengan nilai bagus. Kerjaan tetap pewe. Dan gak usah dipindah di kota sebelah. Males ah menetap di kota tetangga kalau belom lulus. Kalau udah lulus hayuk ajah.
Tahun depan rencana jalan-jalan ke luar negeri, tetapi tabungan dirongrong mulu. -_- Dan masih usaha untuk menggemukkan lagi.

Untuk Mei.
Saya percaya apa yang akan kamu lakukan ke depan adalah yang terbaik untukmu. Khususnya menyangkut masa depanmu dan Your Mom. Dan saya berharap saya ada di sana untukmu. Miss u Meidi.


Yang Terakhir
Terima kasiih saya ucapkan lagi untuk semuanya. Untuk teman-teman kantor yang sudah membuang tiga telur untuk mengerjai saya. Haha. Sialan. Baju faforitku bau amis semuanya. 





Friday, October 17, 2014

Buku bercerita : Cerita Sayaka

credit foto : Rachmat Tri Sumitro
 Kali ini Saya berjalan pelan menikmati senja di jemabatan yang melintang di atas sungai sejarah Jawa, Bengawan Solo. Ujung jilbab merahnya menari ditiup angin. Suara bising deru motor pun memecah sunyi kala itu. Saya berhenti sebentar untuk melepas sandal dan menentengnya. 

Saya menggumam sebuah nyanyian yang mungkin kau kenal juga.

Dan mungkin bila nanti kita kan bertemu lagi
Satu pintaku jangan kau coba tanyakan kembali
Rasa yang kutinggal mati
Seperti hari kemarin saat semua disini

Saya berhenti menatap senja yang merona malu. Hendak pamit padanya. "Pergilah pelan-pelan, kawan. Agar rasa kehilangan itu tak kutanggung sekaligus," ucapnya sambil tersenyum. Saya berhenti dan menatap senja itu lama sekali. Kemudian dia duduk di jembatan menghadap senja.

"Sayangnya Mei tak pernah sepertimu, Senja. Tiba-tiba dia menghilang di telan waktu. Aku rindu padanya Tetapi aku tidak mungkin bisa bicara padanya. Dia tak akan mau menyisakan sedikit detik untukku, ah bukan. Apalagi hanya untukku. Proyeknya jauh lebih berharga daripada sekadar mengucapkan 'Ohayo'," Saya melempar sendalnya ke Bengawan Solo,"Brengsek!"

Dari balik mega merahnya, Senja hanya bisa terkikik geli. Bukan pertama kalinya, dia melihat Saya seperti itu. Dari emosi yang berusaha ditahan-tahan kemudian meledak secara tiba-tiba. Seperti anak SMA. 

"Hei! Aku dengar itu Senja!" teriaknya, kemudian Saya malah tersenyum. "Aku bukan remaja sayangnya, Padahal seandainya saja usiaku sama seperti Mei. Mungkin aku tidak akan semarah ini."

Lagi-lagi Saya menggumam,"Meidi...Meidi..."


Wednesday, October 1, 2014

LAPORAN PKP HARDINI (824 377 551)



Nama : Hardini
Nim : 824 377 551
S1 PGSD Semester 8
PBI UT  BOJONEGORO



MENUNTASKAN PRESTASI BELAJAR  BAHASA INDONESIA DENGAN MATERI POKOK MENDESKRIPSIKAN GAMBAR MELALUI PENERAPAN PROGRAM REMEDIAL TUTOR SEBAYA PADA SISWA KELAS III SEMESTER I SDN KEDATON II KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN PELAJARAN 2014/2015



BAB I
PENDAHULUAN


A.                Latar Belakang
Masalah belajar merupakan inti dari kegiatan disekolah, sebab semua usaha di sekolah ditujukan bagi berhasilnya proses belajar bagi setiap siswa yang sedang studi disekolah tersebut. Oleh karena itu memberikan pelayanan bimbingan di sekolah berarti pula memberikan pelayananan belajar bagi setiap siswa. Pendidikan di sekolah bukan merupakan tanggung jawab guru saja tetapi harus ada kerja sama antara sekolah, orang tua siswa atau wali murid dan siswa itu sendiri.
Dalam melaksanakan tugas mengajar, guru harus memberikan bimbingan kepada siswa dalam mencapai tingkat perkembangan yang optimal. Hal ini sangat penting, sebab dalam proses belajar mengajar guru akan menghadapi siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Siswa yang pandai akan lebih cepat menguasai bahan pembelajaran. Sedangkan siswa yang memiliki kemampuan rendah, biasanya lambat dalam menguasai bahan pelajaran, karena mereka mengalami kesulitan dalam belajar.
Dalam pengajaran disekolah pun, khususnya pengajaran Bahasa Indonesia, guru senantiasa berusaha agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam menuntaskan prestasi belajar bahasa Indonesia yaitu menulis cerita atau mendeskripsikan gambar. Namun  kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menuntaskan prestasi belajar bahasa Indonesia tentang menulis cerita atau mendeskripsikan gambar sebagaimana yang diharapkan oleh guru. Hal ini dapat diketahui rendahnya daya serap siswa dalam pelajaran bahasa indonesia yaitu menulis cerita atau mendeskripsikan gambar, meskipun telah diusahakan dengan baik oleh guru.
Kesulitan siswa dalam menuntaskan prestasi belajar Bahasa Indonesia tentang menulis cerita atau mendeskripsikan suatu gambar merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh guru. Jika guru memberikan ulangan atau tes pada setiap pokok bahasan hasilnya 60% siswa mendapat nilai dibawah rata-rata, dan hanya sedikit siswa yang mendapat nilai di atas karena mereka tidak memahami bahan ajar yang diajarkan oleh guru. Untuk itu sangat penting bagi guru untuk memberikan bantuan baik berupa perlakuan ataupun cara-cara dalam memahami bahan pelajaran.
Pada kurikulum KTSP, guru diharuskan melaksanakan remedial bagi siswa yang nilainya masih dibawah KKM / Kriteria Ketuntasan Minimal. Sedangkan untuk siswa yang mendapat nilai rata-rata di atas Kriteria Ketuntasan  Minimal, maka ia berhak mengikuti program pengayaan.
Oleh sebab itu salah satu bantuan yang bisa dilakukan guru adalah dengan memberikan program remedial yaitu suatu bentuk kegiatan yang bersifat menyembuhkan, membetulkan atau mengajar kembali, sehingga pemahaman siswa menjadi lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya. Dengan melaksanakan program remedial maka diharapkan dapat mendorong siswa untuk  menuntaskan prestasi belajar Bahasa Indonesia yaitu menulis cerita atau mendeskripsikan gambar, sehingga mempertinggi daya serap siswa dan tujuan pembelajaran yang diharapkan oleh guru dapat tercapai secara tuntas sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal, terutama kemampuan siswa dalam menuntaskan prestasi belajar bahasa Indonesia yaitu menulis cerita atau mendeskripsikan gambar.
Program remedial dapat dilakukan oleh guru pengajar atau boleh juga dicari tutor sebaya yaitu dipilih teman sekelasnya yang sudah menuntaskan prestasi belajar bahasa Indonesia untuk bisa menjelaskan kepada temannya yang masih mendapatkan nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal.
1.         Identifikasi Masalah
Dari latar belakang masalah yang dikemukakan di atas timbul berbagai masalah.
1.                          Mengapa daya serap siswa kelas III semester I tahun pelajaran 2014/2015 untuk bidang studi bahasa Indonesia di SDN Kedaton II Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro rendah ?
2.                          Apakah rendahnya daya serap siswa disebabkan oleh guru yang mengajar?
3.                          Apakah cara pengajaran guru Bahasa Indonesia selama ini telah dapat mencapai tujuan yang diharapkan ?
4.                          Upaya apa yang dapat dilakukan untuk dapat menuntaskan prestasi belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas III semester I tahun pelajaran 2014/2015 SD Negeri Kedaton II Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro?
5.                          Apakah program remedial yang dilakukan oleh tutor sebaya dapat menuntaskan prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas III semester I tahun pelajaran 2014/2015 SD Negeri Kedaton II Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro ?
2.         Pembatasan Masalah
Agar penelitian ini dapat terarah, maka saya akan memfokuskan pada masalah mengenai remedial yang dilakukan oleh tutor sebaya.
B.        Perumusan Masalah
Sesuai dengan uraian di atas, maka masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut. : Bagaimana program remedial yang dilakukan oleh tutor sebaya dapat menuntaskan prestasi belajar Bahasa Indonesia pada siswa Kelas III Semester I tahun pelajaran 2014/2015 SD Negeri Kedaton II Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro?
C.        Tujuan Penelitian
            Tujuan yang diharapkan penulis dari penelitian ini adalah:
a.       Memberikan informasi dan menambah wawasan kepada sesama guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar melalui kegiatan Penelitian Tindakan Kelas.
b.      Untuk mengetahui dapat atau tidaknya penerapan pembelajaran melalui program remedial yang dilakukan oleh tutor sebaya mengaktifkan dan memotivasi siswa dalam proses pembelajaran.
c.       Memperoleh informasi yang tepat tentang salah satu upaya untuk menuntaskan prestasi siswa dalam pelajaran Bahasa Indonesia khususnya menulis cerita atau mendeskripsikan gambar.
D.        Manfaat Penelitian
a.    Bagi guru
1. Dengan dilaksanakannya PTK ini, guru dapat mengetahui strategi serta metode pembelajaran yang bervariasi untuk memperbaiki system pembelajaran di kelas sehingga permasalahan-permasalahan yang dihadapi guru dan siswa di kelas dapat segera diatasi.
2. Menjadi informasi bagi guru-guru SD dalam memberikan program remedial, sehingga guru menjadi lebih perhatian pada siswa.
b.    Bagi siswa
1.      Menjadi informasi bagi guru-guru SD dalam memberikan program remedial.
2.      Siswa dapat berlatih untuk menjadi pembelajar mandiri dan bekerja kelompok.
c.    Bagi sekolah
Hasil penelitian ini akan bermanfaat bagi SD itu sendiri di dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Selain itu juga membantu mengatasi permasalahan-permasalahan pembelajaran SD yang mana hal tersebut akan membantu para guru dalam meningkatkan profesionalitasnya.