Sunday, November 3, 2013

Awas Kamera!

Hai blogger, menulis itu terapi bukan?
Saya hanya ingin cerita saja kok. :D

credit



Entahlah~ saya termasuk orang yang sensitif dengan foto. :v
Apalagi ketika itu dishared di publik. Jadi kadang-kadang saya meminta beberapa foto untuk dikirim via inbox atau email. Dan bukan diupload di facebook.

Hanya saja, beberapa orang terbiasa untuk mempublish foto yang tidak diinginkan oleh si pemilik wajah dibagikan ke media sosial. Apalagi tujuannya untuk lelucon, untuk seru-seruan, dsb tanpa memikirkan apakah hal ini akan menyakiti si pemiliki foto tersebut.


Seperti itulah, media sosial memang untuk menjaring relasi di berbagai belahan manapun, dengan latar belakang apapun. Tetapi hendaknya juga, ketika menaruh foto yang sekiranya akan membuat si empunya wajah, untuk meminta izin terlebih dahulu sebelum mempublisnya di media sosial. Hal ini dimaksudkan kita tetap menjaga privasi orang lai, juga beretika yang baik di media sosial.

 Bahkan gambar atau foto yang bukan milik sendiri diharapkan untuk meminta ijin atau minimal mencamtukan sumbernya ketika diupload ulang di blog kita. Kenapa demikian? Karena itulah etikanya.

Awas Kamera!
Saya seringkali ilfil sama kamera juga. Tapi kadang narsis juga. *galau
 Sebaiknya bila yang tidak hobi narsis (termasuk saya *hoax*) berhati-hatilah dengan kamera di sekitar Anda. Jangan sampai kecolongan saat berpose yang tidak pantas kemudian tertangkap kamera. Dan dampaknya ada seseorang yang mempublisnya di media sosial tanpa memahami akibat dari perbuatannya. So becareful :)

 

29 comments:

  1. begitulah warna warni dunia,enak ngga enak jamannya udah begituh....kadang saya juga srering lupa dan pura-pura sama make etika seperti itu...;o)

    ReplyDelete
  2. Hmm.. makanya aku lebih suka upload foto sendiri daripada foto orang lain, buahahha.. narsisnya gak ketulungan inih :p

    Kalo aku sih, misal di blog atau instagram atau lainnya, kalo mau upload wajah temenku aku pasti bilang dulu, mau gimana pun model fotonya yang pasti itu kan wajah orang lain.. mending upload muka sendiri :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyo mbak, kalo muka sendiri ya pasti ya sesukanya aja. Tapi ya gitu deh, ada beberapa orang yang mengabaikan bagaimana beretika yang baik di media sosial. -_-

      Delete
  3. Oh ya yaaa... aku ikut kesel juga tuuuh. Kalau tujuannya untuk mempermalukan iya kebangetan atuuh. And thanks untuk artikelnya, aku hati-hati klo mo tag foto yang bukan foto sendiri. Sepertinya seringnya anakku deech.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyo mbak, siapa sih yang gak kesel coba? jadi untuk ke depannya harus hati-hati ajah :)

      Delete
  4. Contohnya gimana sih mbak, pernah ambil dari Fb-nya gitu..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa ambil dari fb, bisa juga pas lagi kumpul bareng terus, kamu pas lagi ngapain gitu, difoto, kemudian di upload diedit dengan kata-kata dulu, tujuannya untuk lelucon. :3

      Delete
  5. Inilah internet, bebas sesuka nya tanpa mempedulikan etika dalam ber internet. Khusus nya sosial media. Sering kejadian foto diambil terus di edit hingga mencemarkan hal-hal buruk tentang foto itu sendiri, kita sebagai pengguna hanya bisa menjaga-jaga saja, siapa bisa lihat foto kita walau hal tersebut tidak selama nya aman.

    ReplyDelete
    Replies
    1. setujuuuu~
      makanya sebaiknya hati-hati dengan kamera. baik itu milik sendiri ataupun ada paparazi yang kurang kerjaan. :3
      foto yang diupload ke media sosial bisa berupa foto yang kan membuat si pemilik wajah malu. Duh ~

      Delete
  6. Saya dulu pemalu banget mbak sama kamera, eh sekarang sudah mulai bersahabat untuk di foto hihihi.


    Tapi un

    ReplyDelete
  7. *nyambung koment diatas*

    Tapi untuk penyebaran foto di social media, saya kadang kurang suka apalagi jika yang diupload foto" narsis sendiri dan makanan pamer ih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau foto atau makanan sendiri sih, aku rasa nggak masalah mbak.. tapi kalau foto orang lain kita upload tanpa ijin dan foto tersebut malah 'mempermalukan' si pemilik wajah sepertinya gak etis mbak :)

      Delete
  8. belum pernah jadi korban sih, tapi temanku fotonya pernah diupload tanpa seizinnya dan kebetulan wajah temanku saat itu tidak sedang dalam keadaan "cantik", jadilah orang-orang yang mengenal temanku itu menjadikan foto itu bahan lelucon... huft

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia~
      malu banget donk, rasanya diperlakukan seperti itu. Apalagi di media sosial.. yang tidak hanya temen 'satu tempat' tetapi seluruh dunia bisa melihatnya. :3

      Delete
  9. saya suka sekali lho memotret objek apapun.
    hanya objek yang bernyawa dan punya privacy saja yang harus ada kriteria "izin".
    selain itu, saya enjoy kok mbak..buat dasar pemikiran cerita...

    Mbak vera maukah saya foto ...hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, setidaknya harus ijin dulu lah~
      biar si pemilik wajah nggak kaget ketika mendapati fotonya dibuat lelucon dan merasa dipermalukan :(

      mau aja sih, yang penting hasilnya bagus.
      *narsis kumat :v

      Delete
  10. Iya mbak, saya setuju, apalagi foto diupload dengan editan dan bermaksud mencela...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa padahal kalau dia berada di posisi jadi korban, pasti juga merasa male. :3

      Delete
  11. katanya nabinya umat isLam, gambar bernyawa akan diminta pertanggung jawabanya keLak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bukan gambar saja mbak, tetapi ini lebih ke foto manusianya langsung... disebarkan dengan tujuan mencela.. :3

      Delete
  12. Replies
    1. ada foto memalukan di fb mbak, tapi kayaknya sudah dihapus :v
      aku males ngecek

      Delete

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.