CABORU Sebuah catatan pemikiran tentang hidup dan perjalanan seorang perempuan yang suka kelayapan

Monday, November 25, 2013

Bukan Hal Yang Istimewa

Menjadi orang yang tak punya kesibukkan itu menyebalkan. Ditambah lagi bila tak ada pemasukan. Huhuhu. Rasanya seperti menelan obat setiap harinya. Hiks...

Ah maaf, melantur di pembukaan. Saya hanyalah seorang mahasiswi yang hobi baca buku dan online. Tetapi ingin mendapatkan pemasukan sendiri agar tak selalu menodong orangtua hanya untuk beli pulsa dan bensin. Saya mulai kerja di rental buku dua bulan setelah saya lulus SMA. Sebuah keberuntungan yang datang di saat labil ekonomi. Hehe...

Ah saya bertahan lebih dari setahun di sana. Hanya saja, ada beberapa masalah yang mengharuskan saya berhenti. Jobles again. Make me crazy. Saat itu suasananya sangat buruk. Hingga tiga hari kemudian saya mulai bekerja lagi di warnet. Hihi. Tuhan tak pernah tidur. ^_-

Temapt inilah yang membuat saya bertemu dengan Anda semuanya. Baik lewat blogger ataupun komunitas lainnya. Saya bertemu dengan sesama tukang baca di kota Bojonegoro juga lewat teman blogger. Padahal satu kota, tetapi saya baru kenal tahun lalu.

Tempat inilah juga yang mengantarkan saya pada 'warna-warna' kehidupan. Baik yang gelap atau ceria. Sampai saat ini saya bertahan di sini. Berganti pemilik tidak membuat saya ingin berpisah dengan si kompi. Apalagi dia yang selalu menemani saya berkeliling dunia. Baik itu mengirimkan 'perahu mimpi' atau 'berburu harta karun'. Haha... segalanya bermula pada dirinya. Dan saya hanya berdoa semoga 'tempat ini' selalu ada untuk saya. :D

Saya tidak mempermasalahkan besar ataupun kecilnya salary yang saya terima. Yang terpenting saya tetap bisa online gratis. -_-
Dan sudah dua tahun saya berada di sini. :)

Pekerjaan ini saya memang mudah. Tidak ribet. Saya hanya berharap tidak ada lagi 'anak nakal' yang melakukan tindak kriminal di sini. Dan untuk diri saya sendiri, semoga tempat dan pekerjaan ini menjadi batu lompatan ke dunia yang saya impikan. 

Pada awal-awal bekerja di sini, sepulang kerja, hobi saya menjadi parasit di rumah salah satu sahabat saya. Dialah yang mengetahui semuanya. Baik cerita soal pekerjaan maupun masalah lop-lop an. :D
Hampir setiap hari saya ke rumahnya, walaupun sekedar liat ikan di belakang rumah, atau minta makan. Saya tidak bisa menggunakan bahasa jawa yang baik. Tetapi ayah dan ibunya sama sekali bukan orang yang mempermasalahkan hal itu. Haha. 

Lebih parahnya dia itu punya kucing... dan saya tidak suka kucing. Saya bukannya takut, saya hanya tidak suka. Pernah suatu hari, pas saya mau makan, tiba-tiba si kucing itu cakarnya menancap di celana saya. Otomatis saya berteriak. Bukaaan yang awww atau aaaa
tetapi seperti ini, "Aku benci sama kamu. Pergi sana. Jauh-jauh dariku."
Dan keluarga temanku itu tertawa terbahak-bahak~

Yaah, seperti itulah...

Gaji pertamaku. Cukup besar~ 
Yeah tidak sebesar gaji kalian semua. Tetapi itu uang yang pertama kali terkumpul segitu banyaknya. Uwoo.. Uangku sendiri lagi...

Dan setelah menerima gaji itu, saya tidak pulang ke rumah. Yah saya memang jarang langsung pulang. Haha. Saya mampir beli mi ayam dulu. Membungkus lima dan langsung menuju rumah teman saya itu. Pas ditanya ada acara apa, saya cuma senyam senyum saja. Sahabat saya menjawab, 'traktiran gaji pertama yak?'

Begitulah~ 
Bagi saya, mereka keluarga saya juga. Apa yang saya berikan tidak mewah, tidak istimewa. Cukup yang sederhana saja.Tetapi saya hanya ingin memberikan sedikit kebahagiaan pada mereka. Seperti yang selalu mereka berikan kepada saya. :)





Thursday, November 7, 2013


Tuesday, November 5, 2013

Pemenang Giveaway Sekuter

Hihihi
Akhirnya setelah beberapa hari ini, saya bisa menyodorkan artikel jawaban giveaway pernikahan kemarin ke Mom. Ah maklum, lagi banyak kegiatan. Hehe

Pernikahan sendiri menurut saya adalah perjanjian yang suci. Yang di dalamnya tidak hanya berupa cinta, tetapi juga tanggung jawab dan komunikasi yang teralin ke segala arah. Begitulah, berbicara tentang pernikahan saya langsung blank. Tetapi tiga komponen tersebut sudah saya pahami secara garis besarnya. Pernikahan bukan hanya menyatukan dua hati, dua budaya, dua pemikiran, dua keluarga, tetapi lebih bagaimana meleburkan perbedaan-perbedaan yang ada dengan cinta, serta berani bertanggung jawab dengan kewajiban-kewajiban yang baru, serta menjalin komunikasi ke segala arah. Tidak hanya kepada suami atau istri tetapi ke semuanya, keluarga besar, dll.


Sunday, November 3, 2013


Saturday, November 2, 2013

Apa Arti Pernikahan Buatmu?


credit
Hai blogger, pernikahan... topik yang sensitif untuk sebagian orang, termasuk saya. Haha. Tapi tenang, saya mencoba untuk berpikiran positif pokoknya lah...

Berhubung kemarin saya juga mengadakan giveaway kecil-kecilan seputar pernikahan. Yuk mari kita lihat jawaban dari teman-teman. Yang belum menikah diminta untuk memberikan pendapatnya tentang arti atau definisi pernikahan. Yang sudah menikah diminta untuk menceritkan kejadian yang unik seputar pernikahan.