Ngintip Diary Para Bunda di Arabia Yuk

Review buku Bunda of Arabia

Judul             : Bunda Of Arabia

Penulis           : Jihan Davincka, euis Fauziah dkk

Penerbit         : Indie Publishing

Halaman        :  vi +120

Tahun terbit    : cetakan kedua  April 2012








Sinopsis :
Aturan di saudi yang terkesan banyak membatasi ruang gerak di era modern ini, sempat menyurutkan langkah para penulis Bunda of Arabia untuk turut mendampingi suami yang mendapat kesempatan kerja di negeri  tersebut. Bergegas mereka belajar, kebahagian itu sejatinya terpancar dari dalam. Sengitnya mentari dan kakunya kehidupan tak seharusnya pernah terizinkan untuk menghalau keinginan untuk baghagia. Happinest is not given, it is made. Selamat membaca.
Bunda of Arabia terdiri dari delapan perempuan Indonesia yang datang dari latar belakang yang berbeda namund isatukan oleh takdir sebagai pendamping suami yangbekerja di Saudi Arabia. Mayoritas dari mereka adalah ibu bekerja atau working mom, tetapi mereka rela meninggalkan karier demi kebahagiaan dan keutuhan keluarga. Mereka juga dpersatukan  oleh dua hobi yang sama yaitu menulis dan jalan-jalan.


REVIEW :
Buku ini saya dapat dari Mbak Ayu Ningtyas. Hadiah sebagai salah satu pemenang di giveaway 23 tahun. Di sini kalau mau baca tulisanku. Sebuah mimpi para perempuan di seluruh dunia. Hahaha.

Awalnya saya  mengira bukui ni adalah kumpulan cerpen atau cerita pendek dari ibu-ibu yang tinggal di Arab Saudi. Namun ternyata salah besar. Ini dalah cerita dan pengalaman ibu-ibu selama di Arab. Di mana dari cerita mereka kita akan benar-benar bisa membayangkan kehidupan di sana.

Apakah cerita mereka ada yang berbau tindakan kekerasan yang sering kita dengar? Seperti kalau mau naik taxi harus bersama dengan seorang lelaki. Tetapi bagaimana bila dan lain lain lain...
Jangan khawatir guys. Kali ini kita bisa mengintip diary para bunda yang tinggal di sana, di Arab Saudi. Apakah benar atau tidak, mitos yang sering kita dengar itu.

Memakai ungkapan 'Tak kenal maka tak sayang." Kenapa? Rupanya kita akan akan melihat sisi-sisi yang lain yang dialami oelh perempuan-perempuan Indonesia di Arab Saudi. Mereka adalah para istri  yang mengikuti suaminya berdinas di negara minyak tersebut.

Ketika membaca buku ini, kita akan senyum-senyum sendiri membanyangkan tingkah polah para ibu dalam beradaptasi dengan budaya, makanan, dan orang-orang yang berbeda.  Namun, melalui buku ini kita akan mendapat banyak informasi penting. Seperti adanya perkumpulan orang Indonesia,di mana untuk menghilangkan jenuh aktifitas dan rasa rindu akan negeri tercinta, mereka membentuk forum-forum kecil. Termasuk di dalamnya pengajian rutin, arisan, dan lain sebagainya.

Fyi, tinggal di negara serba ketat aturan busananya, tidak mengekang penulis Bunda of Arabia ini untuk mengikuti tren fashion loh. Karena ternyata, aturan busana hitam dan tertutup itu berlaku bila di luar ruangan, di tempat umum. Apabila di rumah ya bebas saja memakai apapun. 

Kelemahan Buku Bunda of Arabia ini adalah kurang tebal. Saya ingin para penulis mengeksplor kehidupan mereka lebih banyak. (kemaruk :D). Dan juga bagian covernya kurang menarik.

Tetapi secara garis besar, buku ini cocok dibaca sebagai hiburan ataupun sedikit panduan untuk traveling ke Arab ataupun tinggal di sana. Bagaimana tertarik untuk mengoleksinya?



Comments

  1. Wah ... boleh juga ini bukunya ... :)
    Salam kenal ...

    ReplyDelete
  2. waaahhh jadi penasaran dech...soalnya khan emang super ketat ya disana...semangat 30 hari ke depan ya mba...hwakakak

    ReplyDelete
  3. @mohammad Fan
    iya, salam kenal juga yaa

    @widhie BBF
    iya, semnguuut :D

    ReplyDelete
  4. Coba baca novel burung2 migran, itu juga tentang TKI sih, tapi aku juga belum baca.

    Eh, kayaknya aku tadi uda komen tapi kok gak ada ya :S

    ReplyDelete
  5. @ayu
    oh aku meresensi yang aku punya mbak ayu.. hehehe

    mbak ayu tadi komentar di postingan List Resensi nya :)

    ReplyDelete
  6. jadi penasaran sebenarnya tinggal disana kek rumor2 yg beredar gak sih mba?

    ReplyDelete
  7. @sarah
    enggak ternyata. kita bisa menyiasatinya kok. :D
    hehehe

    ReplyDelete
  8. awalnya aku kira buku ini yang nulis mba Jihan aja. teryata rame2. tapi dari rame2 itu kisahnya jadi beragam ya, vey

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Jari, Onyx Asli Bojonegoro