Monday, October 14, 2013

Jari, Onyx Asli Bojonegoro

credit
Batu Onik merupakan salah satu batu yang harganya mahal. Dikarenakan jenis batu ini memiliki daya tarik, yaitu berkilau indah. Batu onik biasanya dibentuk sebagai hiasan lampu, meja, telur, bahkan cincin. Bahkan ada yang kepercayaan bahwa, batu onik menghilangkan hawa jahat. Untuk melihat produksinya tidak perlu jauh-jauh. Karena rupanya kota Bojonegoro pun memilikinya.

Saya pernah mengunjunginya saat SMP. Sekitar tahun 2005-2006. Saya tidak ingat tepatnya kapan. Namun kenangan itu tak kan terlupakan. Bersama dengan anggota KIR (Karya Ilmiah Remaja) SMP Negeri 2 Bojonegoro. 


Tepatnya di lereng gunung Keramat dan Gunung Gajah Desa Jari, Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro. Batu Onik yang berasal dari daerah ini pernah berjaya pada tahun 1977 sampai 1992. Karena pergantian manajemen, kerajinan Onik sempat terpuruk. Kemudian pada tahun 1994, S Karno memulai merintis kembali usaha kerajinan ini sampai sekarang.



 Foto ini diambil di salah satu tempat pemotongan dan pembentukan batu onik hingga layak jual. Kebetulan saat itu, saya adalah wakil dari majalah sekolah. Dan yah, membawa buku kemana-mana. -_-

Sayangnya saya tak punya foto pada saat para pengrajin ini memilih batu yang berkualitas bagus dan dimasukan ke pabrik ukiran. Lihat pada gambar di samping, Patung kuda tersebut adalah salah satu dari kerajinan batu Onik yang sudah jadi. Menurut salah satu pegawainya, batu onik ini sudah memenuhi pasar ekspor. Waw keren kan?



Gambar di samping ini diambil bersama Pak Rasmadi dan Bu Lukis, selaku pembina dan penanggung jawab kegiatan ini.

Dan truk merah ini adalah truk yang digunakan untuk mengangkut kami pulang pergi perjalanan ini.

Bagaimana, berminat ke sana? Aku juga mau loh, kalau diajak. *asal ada yang mboncengkan :P





Sedangkan tempat ini adalah salah satu pondok untuk mengikir dan memperhalus permukaan batu onik. Kami juga sempat meminta beberapa batu dan untuk dikikir sekalian. Saya sendiri malah membawa pulang dua bongkahan batu onik yang berkualitas jelek. Tetapi akhirnya batu tersebut saya buang. -_-

Kerajinan Onik adalah salah satu potensi lokal yang dimiliki Bojonegoro. Mungkin masih banyak yang belum tereksplor. So guys, Mari mengenalkan Bojonegoro kepada dunia. ^_-






Refrensi :  
http://news.detik.com/surabaya/read/2007/05/21/191554/783018/475/batu-onix-bojonegoro-diminati-mancanegara
http://www.tempo.co/read/news/2013/03/18/058467717/Bojonegoro-Batasi-Izin-Eksploitasi-Batu-Onyx
http://travel.kompas.com/read/2008/11/22/22315912/Perajin.Batu.Onyx.Bangkit.Lagi
http://bojonegorokab.go.id/kerajinan/



24 comments:

  1. Mbak Vera yang mana yak? di foto itu?

    Semoga ekploitasi batu onix juga turut memperhatikan kebijakan soal lingkungan ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu yang pegang buku
      *tutup muka

      iya, amiin.. semoga gak menganggu ekosistem lainnya

      Delete
    2. wiiii, itu itu itu.
      jaketnya ditaliin di leher, jadul banget :p

      Delete
  2. Wah... bisa mengusir hawa jahat? Ternyata batu onyx dianggap mengandung unsur mistis juga ya. Semoga kerajinan onyx tetap jaya ya, dan penambangannya gak pake merusak alam :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. cie nomer dua cie setelah mas om lozzz :*

      Delete
    2. iya kakaakin, banyak yang percaya, tetapi memang batunya cantik. Sip semoga tetap jaya dan tidak merusak alam..

      Delete
  3. Hmm. Salah satu potensi Bojonegoro yang harus diangkat ini. Apakah bisa juga diberi penjelasan manfaatnya yang agak lebih banyak?

    Mungkin ini potensi unik, selain dari sisi ekonomi penduduk sekitar, juga mungkin bagi komunitas tertentu wajib dipertimbangkan untuk mengunjungi daerah ini.

    Mbak Vera dalam waktu dekat, apa tidak kepengen berkunjung kesini lagi mbak? mungkin dengan komunitas baru? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk manfaatnya lebih besar, harus riset lebih jauh lagi, sayangnya belum kulakukan.

      iyup, seharusnya kesana lagi untuk melihat perkembangannya sejauh apa. Lagipula beritanya di media atau di masyarakat umum belum tersebar luas.

      Dalam waktu dekat dengan komunitas baru yak? Boleh saja, nanti jadi catatan tersendiri.
      terima kasih :)

      Delete
  4. itu mbak vee,,
    yang pake baju ijo putih bawa buku..
    ahahaa..

    ternyata di Bojonegoro ada potensi lokal seperti itu ya..?
    Kerajinan onik.. Baru tau sayaa..
    keren.. keren...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, itu saya..
      masih ada di alam bebas :P

      iya, karena itu saya iku menyebarluaskan seputar potensi yang dimiliki oleh Bojonegoro

      Delete
  5. Wah penting nih untuk diangkat cerita seperti ini, supaya pemerintah dapat membantu mengembangkannya, berpotensi banget nih, sayang kalo sampe terpuruk lagi.
    Nice post, nice foto :D

    AAAAAA... jadi kangen KIR, aku anak KIR juga pas SMP, pernah menang beberapa kali ttg eksperimen sederhana...

    Btw, Mbak Pe... ternyata kamu... waktu SMP.... kikikikkikikik....


    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, blog salah satu sarana media yang bisa mempromosikan potensi yang ada. Dan berharap agar Pemerintah juga bisa langsung turun tangan.

      iya, masih masuk lairan bebas yaa :v

      Delete
  6. Batu Onik itu cuma ada di Bojonegoro saja ya? Kurang puas tentang Batu Onik ini. Tapi kalau hanya batu oniknya saja apakah bisa dikomersilkan? Tidak harus dalam bentuk apapun atau belum dibuat seperti patung kuda, cingcin, hiasan dan yang lainnya yang diatas disebutkan tadi. Batu Onik ini diekspor kemana saja? Atau memang ciri khas Bojonegoro saja pembuat atau pengrajin menggunakan Batu Onik ini? :)
    Tingkatkan lagi informasi tentang Batu Onik ini, lumayan buat nambah ilmu juga. Jadi tau, kalau di Indonesia itu memang kaya akan alamnya :) hehe.. Tinggal butuh pengrajin :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak Reiunri
      batu onik bukan hanya ada di bojonegoro. di tulungagung juga ada.
      sip.. harus riset lebih jauh lagi.

      terima kasih untuk semua masukannyaa
      :)

      Delete
  7. wah, batu onik ya, vey? aku baru tau soal batu ini. semoga aja bisa jadi potensi kerajinan ya. biasanya bisa juga tuh dijadiin liontin kalung :D hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, batu onik jauh lebih bagus dari marmer mbak :D
      sip.. semoga demikian yaa
      terima kasiiih ^^

      Delete
  8. Ternyata Bojonegoro benar-benar KAYA, sayang sekali selama ini banyak yang masih belum terekspose. Semoga informasi ini bisa dipertimbangkan khususnya oleh Pemkab Bojonegoro untuk save our city dan lebih peduli dengan perkembangan dan potensi-potensi lokal yang ada di Bojonegoro. SEMANGAT.. BOJONEGORO MATOH B)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iup.. mari kita dukung segala potensi yang bisa dipromosikan kepada dunia. Dari Bojonegoro untuk dunia.
      Sip, makasiih :)

      Delete
  9. pasti tambah maknyus kalo postingannya disisipi beberapa bahasa khas jonegoroan hehehehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, nggak wajib pakai logat bojonegoroan kok mas..
      tapi makasih ya untuk sarannya :)

      Delete
  10. Kalau untuk perhiasab sah2 saja, yang bikin miris kalau ada yang lengkeramatkan itu :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kalau hal itu sih kembali ke penggunanya mbak, semoga bisa memutuskan yang bijak.
      hehe
      makasiiih :)

      Delete
  11. Mbak Pee, beliin aku batunya satu *buat jimat anti galau :p wekekee

    ReplyDelete

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.