Senyum Terindah Untuk Kapten Bhirawa



“Sudah selesai belum dandannya?” keluhnya. Suara ketukan pintu belum terhenti sampai detik ini, rupanya adikku ini sudah jenuh menunggu. Bagaimana pun aku tak akan melewatkan kesempatan ini. Aku akan berdandan yang sangat cantik. Lebih cantik dari Lady Diana. Aih, aku malah semakin melantur rupanya. Aku hanya ingin menunjukkan pada dunia, bahwa aku cantik. Dan aku akan memperlihatkan senyum terindahku padanya.


Aku masih berkutat dengan tatanan jilbab yang sedikit rumit. Majalah yang kemarin aku pinjam dari teman itu pun, terlihat lecek karena berkali-kali aku membolak-balik mencari model yang pas.“Sebentar lagi,"jawabku.Akhirnya aku pun selesai. Aku melirik pada cermin. Tidak, aku tidak akan bertanya pada cermin. Aku sudah tahu bahwa aku itu sempurna. Sembab di mataku sudah tak terlihat. Jadi aku akan berlaku seperti putri hari ini. Putri yang terlupakan. 

“Bagaimana sudah siap?” tanyanya dengan nada khawatir. Aku mengangguk mantab. Yah, semantab untuk memenuhi sebuah surat cinta yang datang minggu lalu. Yang datangnya dari Surabaya, kota terpanas menurutku. Tetapi sepanas apapun dia, tak kan lagi menyulut api dalam dadaku. Tak kan lagi membuatku menangisi pernikahanmu, Kapten Bhirawa, cinta pertamaku.

Never mind
I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you too



Cerita  ini diikutsertakan pada Flash Fiction Writing Contest:Senandung Cinta




Comments

  1. Iyaaaah...kesihan amadddd,

    Salam
    Astin

    ReplyDelete
  2. aduuuh kalau sayaaa datang sama suami saya yang ketjeh
    *ngimpi :p

    ReplyDelete
  3. Aku suka karakter ceweknya 'Sok Tegar' biar setidaknya tidak terlihat menydihkan di mata orang lain, meski sebenarnya malah sangat menyedihkan +___+

    ReplyDelete
  4. hikss, ditinggal nikah cinta pertama :'(

    ReplyDelete
  5. @Sohibul Kontes FF Senandung Cinta
    Makasiiih ^^

    @Astin
    Haii embaaak
    tegar donk mbak

    @Una
    Tetap berikan senyuman Una :D

    @Arga
    hihi, amin :)

    @Rini
    hehe, iya.. >.<

    @Ayu
    Aduh mbak, nasi masih enak kok :P

    @Mia
    harus tegar, demi masa depan lebih baik

    @Ila
    iya mbak :D

    ReplyDelete
  6. setuju mbak :D
    Dan aku juga sependapat banget :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Jari, Onyx Asli Bojonegoro