Menjadi Kuter itu ...

Kangen sama Caboru...
Lama nggak main sama dia. Hiks hiks hiks..

Caboru itu nama blogku. Akhirnya setelah perenungan panjang. Nama itu ditetapkan olehku sebagai nama blog ini. Hihihi. Singkatan dari Catatan Pembolang Baru. :D

Belakangan ini aku sering menang Hadiah. Baik di facebook, blog ataupun twitter. Dan sebagai reward terhadap penyelenggara, kami, kuter-kuter sering sekali memposting foto hadiah kami baik di facebook, blog ataupun di twiter.



Nah tadi pagi tuh ada yang usil. Menyebutkan kalau aku, sahabatnya yang maniak berburu kuis/giveaway. Setiap hari isi wall facebook bertebaran info kuis/giveaway. Dan ada satu kalimat yang menurutku menarik.

"Mungkin, inilah yang dinamakan menerima lebih baik daripada memberi."

Well, meluncurlah dengan deras kalimat bantahanku. hihihi.

Jadilah aku ingin memberikan informasi kepada teman-teman bahwa kuter juga usaha lho. Hadiah yang kami terima tidak cuma-cuma.

Seperti dalam kisahku. Misalnya hadiah Rinso empat kilogram, aku dapatkan dengan menuliskan surat cinta untuk ibu. Ada juga jilbab phasmina dari mbak Felia tentang tulisan ungkapan cinta. Atau hadiah dari Warung Blogger. Aku mendapatkan dua kali.

Yang pertama adalah kuisnya. Aku menjawab hampir tiap hari loh selama kurang lebih dua minggu. Terus untuk hadiah yang kedua aku dapatkan karena juara tiga menulis cerpen Warung Blogger.
See? Tidak semuanya berdasarkan undian.

Aku analogikan seperti ini.
Sebagai penulis, mengirimkan karya ke media itu bentuk sebuah kerja kan? Sebagai penulis lepas/ tidak. Dan sebagai honornya adalah sejumlah rupiah.

Kami, para kuter, berusaha dengan mencari info kuis/giveaway. Kemudian memenuhi persyaratan yang diminta. Atau menuliskan karya sesuai persyaratan. Setelah ada penilaian, kami menang dan mendapat hadiah berupa barang. walaupun juga ada yang undian. Tetapi kami juga 'usaha' memenuhi persayaratan.

Sama saja kan?
Bila di media, honor yang diterima adalah uang. Menjadi kuter, honor yang diterima berupa barang.

Kenapa harus melihat dari satu sisi, kuters sama dengan meminta? :D
Jujur saja, aku ketawa, yang mengatakan demikian entah iri entah pingin juga entah tidak tahu. Tetapi aku yakin ketika mereka sudah ketagihan seperti aku. Mereka juga akan gencar mencari info kuis/lomba.

Yang penting lagi, jangan memvonis seseorang bila tidak tahu keadaan. Apakah aku, harus menggembar gemborkan sesuatu yang aku kasihkan ke orang lain? Kayaknya gak perlu lah...
Kalau aku menggembar gemborkan hadiah yang aku terima baru perlu! :D :D :D

Alasannya sih, laporan ke pihak penyelenggara, kemudian membuat iri orang lain supaya ikutan jadi kuter :P

Virus yang ditularkan oleh Mbak Tha, sahabat kuter terkeren, aku tularkan juga ke teman-teman yang lain. Betul kata mbak tha, banyak teman yang ikutan dan menang kita juga ikut senang. :)

Menjadi Kuter itu menambah banyak teman, dan semakin akrab. Gak percaya? Tanya aku aja deh, pasti jawabnya iya. :P

Dalam gengku, eh cie pakai geng segala. Bila ada info kuis, kita shared ke teman-teman kuter atau kuis hunter supaya ikutan. Untuk siapa yang menang, yakin sajalah, kalau bukan saat ini pasti saat yang akan datang. Ilmu nih dari Mbak tha. :D

Dan gimana caranya untuk menang?
Yang pertama ya ikutan kuis. Kalau sudah ikutan pasti ada kemungkinan untuk menang. Kalau nggak ikutan? Sampai tua ditungguin juga gak bakal menang. :P

Yang kedua, baca baik-baik persyaratannya. Dan penuhi semua persyaratannya. Jangan sampai terlewat batas deadline kuisnya.

Yang ketiga berdoa, rejeki sudah ada yang mengatur. Tinggal bagaimana kita berusaha untuk meraihnya. Entah lewat jalur apapun. Entah dengan bekerja, entah dengan berburu kuis atau lomba. Yang penting adalah usaha dulu. Setelah usaha barulah dipasrahkan sama Yang Di Atas. Biarkanlah Dia yang menentukan mana yang merupakan rejeki kita mana yang bukan.

Yang ke empat, kalau baru kalah satu dua main kuis. Jangan berkecil hati. Aku saja harus puluhan kali ikut kuis baru menang. :)
Ibaratnya nih ya, seperti bbi_giveway kemarin. Dari empat puluh giveaway rejekiku cuma ada dua. Jadi aku harus ikutan kuis sebanyak duapuluh kali baru menang. :D
Tetapi presentasi ini bisa berubah-ubah tergantung Yang Maha Pemberi Rejeki. Hehehe..
Gampangnya sih Man Jada Wajada, Siapa bersungguh-sungguh akan berhasil.

Yang kelima, jangan segan untuk memberikan selamat kepada pemenang.
Iri sudah pasti, tapi tidak perlulah di teruskan sampai membuat orang lain berang. Hidup damai kan idaman setiap manusia. Berilah ucapan selamat kepada pemenang, dan yakinlah rejeki kita mengantri pada kuis selanjutnya. Maka dari itu harus gencar ikutan kuis yang lainnya. :D

Dan gak perlu ricuh mempertanyakan kenapa bisa menang sampai membuat postingan tersendiri kenapa si itu menang dan kamu tidak. Keputusan pemenang, tanyalah pada dewan jurinya. :P
Tapi aku jarang, bukan tidak pernah sih menayakan keputusan pemenang.

Nih kisahku,
Ada suatu kuis yang postingan lombanya itu menyebutkan bahwa pemenang diambil dari jumlah like dan komentar terbanyak. See? Siapa yan nggak 'gila' berusaha mengumpulkan like.

Akhirnya aku mampu mengungguli dari semua orang. Senang? pasti. Yakin menang? Oh sudah pasti. Dan menangkah? Kagak.

Iya aku nggak menang. Hahaha.
Ketika aku menayakan kepada pihak penyelenggara, ternayata jawabannya, keputusan pemenang dipilih oleh dewan juri. Hihihi

Begitulah, dan aku minta ke pihak sana, untuk kuis selanjutnya supaya tidak memberikan 'info kuis banyak-banyakan like dan komentar' apabila pemenangnya ditentukan oleh dewan juri.

Sejak itu aku kapok untuk ikutan kuis banyak-banyakan like. Hihihi.
Tetapi walaupun aku sempet marah dan mengomel di beberapa teman, aku yakin akan ada gantinya dari Tuhan yang lebih baik.
Dan benar...
Sejak itu aku jadi sering dapat hadiah. Hadiah yang nggak kalah keren dari event kekalahanku kemarin. :)

So menjadi kuter itu selain sebagai pemburu hadiah juga menempa mental kita untuk sportif dalam berkompetisi, menempa mental juara, menempa mental untuk tidak gampang menyerah.

Ambil sisi positifnya dari sekian hal dan jeleknya dibuang saja. Nggak penting juga kan menyimpan bara amarah karena kalah di salah satu kuis? Toh juga gak menghasilkan duit. :v


Well, ini kisahku, apa kisahmu menjadi kuter?


 

Comments

  1. Waaaa.... semangat semangat semangat Genk... Hihihihi tuips tuips yang nomor 2 saya berasa kesindir itu *Plak...
    Ya, dan yang mas usil itu yang bilang makna menerima dari pada memberi itu, yang sampe aku bikin status karna rada gahar *Plak... maklum masih labil *kicked*... ya, intinya sih biar kita yang dapet hadiah dan memberikan hadiah itu sama-sama seneng. Jadi tercipta juga pertemanan atau kekeluargaan yang baik... Inget lho, salah satumisi kuter itu menjalin hubungan baik...

    Yang terakhir, aku juga kapok ikutan kuis banyak like + komen :D

    ReplyDelete
  2. :D Seru sekali, ya, jadi kuter. Nggak cuma hadiah yang bisa didapet, tapi sahabat, dan mental baja untuk pantang menyerah.

    Aku kenal mbak Vey juga karena jadi kuter. Dulu masih newbie. Sekarang jadi agen penyebar virus ngekuis. :p

    ReplyDelete
  3. hihihiii...semangat terus sbg kuter sejati ya dek, klo emak2 kyk daku ini sesekali aja ikutannya. tapi gak pernah iri koq krn ngerasain senengnya dapet hadiah kuis/GA, jadi org lain pun pasti seneng juga saat menerimanya.
    bener banget, klo ada info2 kuis yg gencar nyebarinnya ya dek, biar emak2 labil ini bisa ikutan juga *modus

    ReplyDelete
  4. jadi kesimpulannya, kuter itu apa?
    nggak dijelasin di artikel ini :)

    ReplyDelete
  5. Kuter itu singkatan kuis terus kah mbak?

    ReplyDelete
  6. @Mia
    yup, dari kuis kita saling kenal dan akrab sampai sekarang. saling mendukung satu sama lain. :D
    salam sekuter sejatiiiiii :D

    @leli
    up, dari newbi akhirnya jadi sumber penyebar info. sudah naik tingkat nih :D

    @Uniek
    sensasi saat berburu info itu juga menyenangkan yah mbak..
    mari di cek di wall atau di blogku mbak, selalu ada info kuis giveaway
    semangaaat nguter :D

    @Dahpunyae
    bah itu udah ada kesimpulannya -_-
    tuh di kalimat 'So Menjadi kuter itu...'

    @Titis
    Singkatan dari kuis hunter mbak, atau pemburu kuis. makasih sudah mampir ^^

    ReplyDelete
  7. Setuju kak! Menjadi kuter itu seru banget, selain senang kalau menang dapet hadiah, nambah temen, semangat patah semangat marak di dada(?) hehe
    Aku juga kadang gitu kak, liat di twitter banyak bgt yang marah-marah kalau kalah ngekuis, jadi geleng-geleng sendiri. Aku baru newbie:3

    ReplyDelete
  8. @Shinta
    hahaha, saling berbicara saling memahami :)
    semangaaat nguter :P

    @Sabariah
    hahaha, ya begitulah fungsinya media sosial, salah satunya jadi tempat sampah. hahaha
    semangaat yaaa :)

    ReplyDelete
  9. hihi, dulu tiap posting kuis aku seringnya malem. skrg udh jarang begadang jadi jarang ikutan juga :D moga menang terus, veyyy ;)

    ReplyDelete
  10. btw, banner2 yg udah kelar lomba, dilepas aja, vey. biar blognya ga terlalu berat hehe

    ReplyDelete
  11. karena masalah modem, hiks... baru bs ikutan pas lancar nih jaringan >.<
    tapi tetep semangat dooong!
    mari ikutan giveaway di blog saya juga :D

    salam manis,
    arga litha

    ReplyDelete
  12. @Ila
    amin.. mbak
    mbak kan sekrang kan fokus ke ngeblog. haha
    up, makasih..
    aku lepasin deh, tuh banner2 yang udah lewat :D

    @Arga
    sip..
    kurang dua postngan ya mbak, review dan benda kesayangan ^^

    ReplyDelete
  13. setuju, kalo kita yang kuter kuter ini tidak menerima hadiah secara cuma2, kita usaha,,.
    saya juga kuter facebookd an blog saya jadikan tempat untuk mencari hadiah, karena tidak cocok untuk mencari teman, apalagi facebook, banyak skali orang2 yang tidak pantas dijadikan teman..
    jadi lebih baik kita menjadi kuter :)

    ReplyDelete
  14. @Susan lolo
    haha... mengaiz rejeki dari kontes giveaway ya...
    Salam sekuteer :D

    ReplyDelete
  15. hehhehe,,
    senyum2 sendiri aq baca tentang kuter, ternyata "quiz hunter". maklum blum kenalan sama istilahnya.

    I'm absolutely agree about the effort of kuter. toh, para kuter juga berusaha semaksimal mgkin mmberikan yg trbaik bgi pnyelenggara kuiz,trmasuk mntaati peraturannya.

    nothing wrong bout kuter. diambil positfnya saja dear, qt bs keep in touch dg blogger yg lain :)


    jenk, I've followed no 67 :)
    senang baca2 dsni,, smoga terus brkarya dn brkuter :)
    hehheh

    ReplyDelete
  16. @Millah
    hohoho makasih sudah mampir. Smeoga bermanfaat ya artikel gejenya. hahaha
    sip, aku folback ;)

    ReplyDelete
  17. @Cahya
    ah haloo para kuter ^_^
    salam sekuter :)

    ReplyDelete
  18. Awwww aku baru newbie..
    Baru mulai kecanduan kak. 😃

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Lima Wishlist Di Tahun Dua Nol Satu Tujuh