Buah Tangan dari Jakarta

hem, oke menanggapi pertanyaan dari Mbak ku yang cantik nan imut serta keren. *banyak amat pujiannya? :D Tha Artha, maka aku bikin postingan tersendiri nih :)






Begini nih, aku ketemu buku itu. Buku yang dimaksud di sini juga adalah buku faforitku. La Tahzan. Aku dengar judul buku waktu SMP. Yup. 

Kebiasaan baik saat di SMP ku adalah setiap bulannya, pas hari jumat selalu diadakan pengajian bersama. Nah, kebetulan saja waktu itu kepala sekolah, Bapak Pakih bercerita, beliau mendapat hadiah buku yang menurutnya sangat bagus sekali untuk di baca. Judulnya La Tahzan. Jangan bersedih. Entah kenapa aku langsung kepincut. Padahal belum tahu isinya. Belum tahu bentuk ataupun cover bukunya. Tetapi aku sudah jatuh cinta. :)

Well, aku mencoba mencari informasi di beberapa toko buku, ternyata tidak ada. Di Bojonegoro belum ada toko buku besar seperi Gramedia. Toga Mas saja  baru hadir tahun lalu. Saat itu internet belum menjamur seperti sekarang. Dan tidak pernah terpikir untuk mencarinya lewat internet. Helloooo... Hp aja baru buming, komputer/lappy dll itu belum terjamah olehku. :D

Ada dua buku yang aku pingin dari SMP. Yaitu La Tahzan dan Nasihat Asmaul Husna. Kedua judul buku itu aku dapatkan dari pengajian juga. :D

Pada tahun 2009, ibu dan ayahku akan ke Jakarta nih. Untuk perpanjang sim Ayah. Iya, SIM ayahku masih SIM Jakarta. :D
Kebetulan adikku ikut. Sedangkan aku? jadi anak manis, diam di rumah. ^o^

Ibuku tanya, mau beli oleh-oleh apa?
Yang terpikirkan olehku bukan baju, bukan makanan, tetapi buku. Tanpa ragu-ragu aku pun menyebutkan dua judul buku itu. La Tahzan dan Nasihat Asmaul Husna berikut pengarangnya.

Ternyata buku La Tahzan itu harganya mencapai seratus ribu. Dan menurut ibuku, itu sangaaaat mahal. Mending dibeliin baju. Nah loo? 
Tetapi aku tetep maunya beli buku. Nggak mau yang lain. 

Akhirnya dicarikan lah oleh abangku yang baik hati entah di mana belinya. Pokoknya yang murah. :D

Begitulah akhirnya kedua ortu dan adikku sampai di Bojonegoro, aku mengecek hasil panen rampokanku. :P
Buku La Tahzan dibelikannya. Tetapi bukan yang Ori. 

Kata ibuku, "Kan sama saja isinya. Lagian dibaca sekali juga sudah selesai."

Yah begitulah ibuku, masih heran bin aneh saja sama anaknya yang hobinya nimbun kertas/koran/buku. :D


Sedangkan buku Nasihat Asmaul Husnanya baru aku dapatkan tahun lalu. Dan aku beli sendiri pakai uangku sendiri lewat online. Kios Lelang Buku. Insya Allah terpercaya. Dan dia akan mengatakan bukunya asli atau palsu. Masih segel atau bekas. Harganya juga terjangkau kok. Aku dapatin ini buku cuma sepuluh ribu. Harga aslinya hampir duapuluh lima ribu. :D
Waktu itu aku beli tiga buku plus ongkir cuma limapuluh ribu looh. Muraah kan? :P :D

Tetapi masalahnya aku lupa, itu buku kemana dan dipinjam siapa. Hiks hiks hiks >.<


Sampai jumpa di postingan berikutnya :)

Comments

  1. aku juga pernah mbak beli buku bajakan.. saking kepengennya tp gak ada duit lebih..hihi

    ReplyDelete
  2. hihihi...
    aku sih memilih pinjam mbak. aku jarang beli buku. Kalau bukan untuk yang dikoleksi sih :D
    kalau untuk dibaca ya pinjam aja. :D gratis :D

    ReplyDelete
  3. saya pengen banget buku itu tapi belum kesampan terus, jangan bersedih hehheheheheheheheheh

    ReplyDelete
  4. @Megi
    wah,, ayo beli beli beli. Bagus kok bukunya :)

    ReplyDelete
  5. hehe, bukunya tebel, vey. aku belum pernah baca :D

    ReplyDelete
  6. @Ila
    bagus loh mbak isinya, membunuh galau. hahaha

    ReplyDelete
  7. Wikik ... maaf ya saya baru baca >.<

    "La Tahzan dan Nasihat Asmaul Husna. Kedua judul buku itu aku dapatkan dari pengajian juga"
    Bu Nyainya cerita ttg buku itu? wahhh, suka baca buku dong ya. Bu Nyai di sini mah enggak >.<

    Kalau Mama beliin saya buku, tiu ajaib! :D Kalau bayarin, pernah. Pas mau tes CPNS, beli 3 buku tapi pilih yg diskonan :D Mungkin karena itu kemarin2 gak lulus yaa :'( Beli yg murah sih #hubungannyaapa

    Hihi, kalau Mama sering kesel kalau saya beli baju2 gitu. katany numpuk gombal. Kalau buku2, malah suka. Buku tulis saya jaman SD aja masih ada

    ReplyDelete
  8. ah~ ibuku malah nyuruh beli baju daripada beli buku. wkwkwkw

    Ah yang penting enjoy aja. Iya buku tulisku dari Sd juga masih ada. Ternyata kita pengumpul kertas-kertas :v

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Jari, Onyx Asli Bojonegoro