Hanya untuk Na

Hai Na,
Apa kabarmu di sana?
Embun yan sering kau tiupkan kepadaku telah menguap lepas. Jauh tak tersisa. Entah dia berubah menjadi api atau awan. Aku tak bisa lagi melihatnya.

Na,
Aku sering melihat dan mnegubek-ubek ruang privasimu di beranda. Untuk mencari hangatnya jiwamu di antara pecahan-pecahan rindu yang sebar di sana.




Aku juga pernah berpuisi tentangmu melalui Luna. Luna sih sepertinya tenang-tenang saja mendampingiku. Tetapi sekalipun mereka ada. Aku tetap menomorsatukan dirimu.

Mungkin Yunda, Mbak Nunu, atau Mbak Farny sering tertawa melihat kita saling melemparkan peluru kata. Namun, kau yang paling tahu, hatiku seperti apa. Aku sering menangis sendiri. Atau marah-marah yang bahkan aku tidak tahu sebabnya. Lantas bila sudah seperti itu. Aku ingin segera mengunjingimu di sana. Yah. Tempat kita saling bertemu. Saling mengungkapkan rahasia-rahasia kecil.

Atau kotak yang sering kau bawa itu sudah menular padaku. :)
Kau ingat, aku bukanlah orang yang dengan mudah bisa melemparkan kata-kata cinta. Atau rayuan yang menjerat. Tetapi berkatmulah. Aku bisa. Merangkai kata-kata biasa menjadi lebih indah. Berkat puisi rindumu juga yang memerangkapku pada lingkaran cinta persaudaraan yang lekat.

Na,
Sebenarnya kau ada di mana? Seringkali aku mengintip isi kepalaku yang kebanyakan isinya tidur itu tak kutemukan dirimu. Atau di dalam hatiku? Tetapi Na, aku sendiri tak mampu melihatnya. Ah.. kau pasti akan bilang.

Hati terlihat pada pancaran sinar mata dan lakumu
Kau tahu. Sama sekali tidak menjawab pertanyaan! -_-





Na, tuh kan aku maunya nangis mulu. Padahal kau selalu mengajariku kuat. Mengajariku untuk menatap orang-orang dengan semangat masa depan. Dengan berani. Dan sembunyikan nyali ciut dan ketakutan.
Sepertimu, yang selalu bersembunyi di balik merahnya Tulip. Dan kata-kata ajaib milikmu.

Na, hidup ini selalu saja susah ya. Aku kadang tidak mengerti kenapa bisa jadi begini atau begitu. Tetapi kau menjawabnya dengan manis.

Kehidupan adalah perjalanan petualangan mencari hakikat penting dalam hidup seseorang.

Iya, memang aku ini terlalu manja padamu. Biarin, lagipula kau adalah belahan jiwaku yang tak kan pernah mengkhianatiku. Kecuali kau dibajak seseorang. Ups.. 

Aku pernah akan melenyapkanmu. Maafkan aku. Aku tidak bermaksud menjadi kacang yang lupa kulitnya. Aku juga tidak berniat untuk menghapus semua kata-katamu. Hanya saja aku takut. Aku akan kehilangan diriku sendiri bila kau tetap ada.

Tetapi Yunda bilang. Aku tak perlu menjadi orang lain. Aku ya Aku. Na ya Na. Ada perbedaan yang besar di sana. Yunda memintaku untuk mengingat karenamulah aku bertemu dengan cinta-cinta yang benar. Cinta antar saudara. Yang mungkin bisa lebih kental.

Semua kisah memang hanya akan menjadi kenangan. Tetapi bila kenangan itupun dihancurkan. Tiadalah kehidupan bernyawa.

Na, aku berusaha untuk lebih ceria. Selalu tersenyum bahagia. Sama sepertimu. Karena kehidupan tiada kan berhenti hanya karena kita menyerah. Betul bukan?

NB :
Semangati aku untuk mewujudkan target-target dalam waktu dekat ini. Hehe



Comments

  1. Aku akan menyemangatimu dalam kemayaan, memberikan ruang gerak untuk kau bagikan dan kemudian aku rasakan ;)

    Suka banget tulisannya... There's always a way to keep us hold on to., and friendship would never ending eventhough miles away separated. Ganbatte..!!

    ReplyDelete
  2. @gen-q hehehe, mbak seperti Na.
    iya persahabatan yang bermula dari maya. Namun kekuatannya bisa lebih menggempur di banding di dunia nyata :D

    Terima kasih mbak ^o^

    ReplyDelete
  3. tetaplah tersenyum, ciptakan kebahagianmu itu sendiri. tularkan senyum dan kebahagiaan yang kau ciptakan pada orang disekelilingku, kepada dia mencintaimu atau mereka yang membencimu. berbagilah, karena tak akan pernah rugi..

    tulisannya selalu emmbuat saya terharu...

    ReplyDelete
  4. @ayu iya mbak, area wajib senyum deh pokoknyaa...
    Ayo tularkan rasa bahagia pada setiap orang. :D

    terharu mbak? hehe makasih mbak ^_^

    @megi yup. Ganbatte! Semangat. Salam kenal juga
    terima kasih sudah mampir :D

    ReplyDelete
  5. Na siapa ya? sahabat?pacar?atau laptop?'o'kok ada dibajak-dibajaknya-,-"
    pemilihan katanya bagus, qaqa...aku suka ^^
    btw,tulisan ijo-ijonya bagus tapi sayang kurang bisa kebaca, mungkin bisa diganti warna lain biar bisa kebaca^^

    ReplyDelete
  6. @permaisuri
    Sahabat maya :D
    makasih yaa...
    sip, udah diganti warnanya :D

    ReplyDelete
  7. hehehe.. iya kalau berhubungan dengan Na, emang bawaannya mau meleleh terus.. :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Jari, Onyx Asli Bojonegoro