Ngelindur

Ngelindur

Berjalan di tengah malam
didapati sebuah
purnama kembar
beralaskan banyak bintang

Mata kian terpejam
semaki rapat
terhadap sinar kebakaran

Mulut bicara
dari ujung utara sampai ke barat
tempat kitab di letakkan

Ngelindur
Tangan membelai
bongkahan luka
yang mengaga
dan bernanah

Sakit jiwa!
Kesurupan!
Ngelindur!

Sayangnya ia tak pernah menatap surga
 
 

Comments

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.

Popular posts from this blog

Ini Soal Resepsi Pernikahan

Jari, Onyx Asli Bojonegoro