Monday, February 11, 2013

Nasehat Terbaik buatku

Hola, pembolang, apa kabar kalian semua? Hash basa basi sekali ya :P.
Ok, kali ini Vey mau bercerita tentang sesuatu. Apakah itu? Yap, ini adalah tentang nasihat terbaik. Ngomong-ngomong tentang nasihat, pernahkah kalian menghitung berapa nasihat yang telah kalian terima dan kalian laksanakan? Pastinya bejibun ya, apalagi kalau dari orangtua :)

Hem, buat Vey ada beberapa nasihat yang sampai saat ini sangat melekat di hati. Tidak mudah disingkirkanbegitu saja oleh nasihat-nasihat bijak lainnya. Kalau lagi galau pasti ke sini larinya. Hahaha, apakah itu?



Ya! Yang pertama adalah Dare to Dream. Aku lupa di buku apa aku membaca kalimat yang menghentak ini. Dare to Dream begitu mudahnya masuk ke dalam hatiku. Dia seperti kunci untuk membuka mataku, bahwa aku harus berani, ya berani untuk bermimpi. Bagaimana manusia hidup tanpa mimpi tanpa sebuah harapan? Ia hanya akan menjadi manusia tanpa perubahan. Manusia yang hanya berada di titik nol. Tidak pernah ada keinginan untuk maju.




Awalnya aku hanya menjalani hidup yang "mengalir seperti air" Padahal Air sendiri punya karakteristik kan selalu menuju ke tempat yang paling rendah. :D
Yah nasihat faforitku kedua yaitu.



All is Well, kata-kata ajaib ini sangat buming setelah adanya Film 3 Idiots. All is Well mampu menyihir sebuah kepanikan menjadi ketenangan. Takut menjadi berani. Tetapi All is Well ini juga harus diiringi usaha yang maksimal ya! Misalnya begini, saat aku mengikuti sebuah kompetisi menulis Esai, aku harus menuliskannya secara total. dalam artian aku harus maksimal mengerjakannya. Mencari bahan, membaca banyak referensi. Karena kebetulan tema dari esai tersebut adalah ibu. Aku harus menuliskannya menggunakan hati. Eh? Kok Hati? Hihihi. Maksudnya penuh perasaan. Ngetiknya sih tetap di komputer ya... aku membayangkan ibuku sendiri yang akan membaca tulisanku itu. Aku mencurahkan segala rasa cinta di sana. Dan saat pengumuman, aku jadi salah satu pemenang tidak ya? Gemetar pasti sudah melanda diriku. Tetapi lagi-lagi kalimat ini ampuh. All is well, All is Well, All is Well. Dan Taraaa.....
Aku juara favorit. :P
Walaupun aku bukan juara 1-3, tetapi harus bersyukur ya, ternyata usahaku tidak sia-sia. :)

Dan inilah NASIHAT PALING MENAKJUBKAN.

LA TAHZAN. ALLAH WITH US.


 Dengan jimat ini, aku mampu melewati bermacam-macam ujian. Seperti saat ayahku mengalami kecelakaan hebat. Bahkan sampai dua bulan urusannya belum selesai. Aku cuma mampu bertahan dengan kalimat itu. Karena aku yakin, Allah tidak akan pernah membiarkan hambanya terpuruk. Allah selalu melihat dan membantu kita. Allah pasti akan menunjukkan jalan keluar. Segalanya masalah yang menimpa adalah ujian dariNya. Sebagai bentuk kasih sayangNya.

Seperti pula, dalam keadaaan tercepit seperti ini. Bahkan kuliahku pun sampai terancam berhenti. Allah masih sayang padaku. Allah memberi petunjunya lewat berbagai kompetisi menulis yang aku bisa lakukan. Lagipula Allah bersama kami, kenapa harus bersedih? Apalah artinya dunia ini, bila ada Sang Khalik yang selalu mengasihi hambanya?

Kenapa harus bersedih apabila gagal? Ada Allah. Mintalah kemudahan padanya. Mintalah kekuatan untuk mengejar mimpi. Kenapa harus bersedih diputus pacar? Allah akan mempertemukan kita pada orang yang tepat. 
So La Tahzan, Allah with us.
Jangan bersedih, Allah bersama kita. :)

Posting ini diikutsertakan pada Give Away Perdana Dellafirayama, seorang ibu labil yang tidak suka warna hijau dan hitam.




2 comments:

  1. Vera, terima kasih partisipasinya, ya. Maaf reponsnya telat, saya juga lagi hectic banget soalnya di kantor :)
    Sudah saya catat, ya. Mudah-mudahan terpilih jadi salah satu pemenang :)
    Moga semua masalah kamu cepat selesai :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hohoho...
      terima kasih sudah berkenan mampir dan meninggalkan jejak mba...
      iya amin...
      :D

      Delete

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.