Sunday, August 12, 2012

MEMBURU MOONLIGHT

minggu, 12 Oktober 2012



aku kasihan sama nih blog, gak pernah di isi :D
aku mau bikin cuplikan ah, daripada bengong.

"Aku ingin menjatuhkanmu dalam jurang, di mana tak ada satupun yang akan menolongmu. Dan dalam kesendirian dan keputusasaan kau akan mati secara perlahan." ditatapnya gadis berkulit sawo matang, memakai baju lusuh dengan penuh kebencian.

"Tidak, kakak. Aku tidak akan mati. Kau bisa saja membuangku ke dasar lautan terdalam sekalipun. Tetapi aku tidak akan mati. Karena hidupku tidak pernah bisa berada di tanganmu, kakak. Tidak akan pernah bisa." gadis itu membalas tatapannya dengan penuh senyum. Tanpa ada rasa amarah.


Sang kakak yang ditatapnya itu mulai kesal. Sangat kesal. Ia tidak menyangka dia harus berhadapan dengan gadis lemah ini. Kenapa gadis ini harus hidup. Kenapa beberapa kali percobaan pembunuhan yang dilakukannya tak mampu juga menghilangkan nyawa gadis ini.

"Dengar Kak, kalau hanya untuk menguasai seluruh tanah ini. Kau tak perlu membunuhku. Lagipula aku sudah bosan berada di sini. Buang aku ke negeri seberang. Dan kau akan menjadi raja tunggal." Gadis itu mulai berdiri. ditepisnya debu yang menempel di bajunya.

"Kau ingin mempermainkanku bukan?Mana mungkin kau lepaskan tahta ini hanya untuk memenuhi ide konyolmu membuat sebuah negera damai. Dengar, tak ada negera yang damai. yang ada adalah para penguasa saling berebut. Seperti kai dan aku."

"Itu kan kalau kau. bukan yang lain." sang gadis membantahnya dengan keras.

"Kau beruntung, aku selalu jujur kalau aku ingin menyingkarkanmu. Tetapi apa persyaratanmu supaya kau keluar dari negeri ini. Kau bukanlah anak bodoh yang akan meninggalkan negara ini dengan tangan hampa."
tangannya lelaki ini dijejalkan ke dalam saku. ia menggeram.

"Persyaratanku..." gadis itu menatap lelaki yang dipanggilnya kakak dengan tajam. sudut bibirnya membentuk garis senyum. Lalu dengan perlahan ia mendekati lelaki itu. dia membisikan persyaratannya....


*bersambung. belom nemu ide baru :D :D :D

MEMBURU MOONLIGHT

0 comments:

Post a Comment

Mohon tidak meninggalkan link di dalam komentar. terimakasih.