Posts

Showing posts from August, 2012

NORMAL

"Aku ingin mati saja. bagaimana aku hidup tanpanya?" Ai meratap. kali ini matanya tak lagi mengeluarkan air mata yang mungkin telah kering. karena seringnya ia mengeluarkan beberapa hari ini. ia melempariku dengan sisir yang digenggamnya.
"Sial, kenapa kau diam saja. Aku ingin mati. cepat buat aku mati."

aku sama sekali tidak tertarik dengan khayalan bodohnya tentang ingin mati. Jadi aku diam saja. mengabaikannya. Lantas ia keluar kamar. dan begitu kembali, aku terkejut melihatnya menggenggam pisau.

"Begini lebih baik kan, aku akan mati dengan menusukkannya ke perutku. Atau mengiris nadiku sendiri, bagaimana, aku akan mati bukan?" dia menatap seolah aku harus memberika tangga penyelamat. dia mengeharapkanku untuk mencegah, mungkin. karena aku tak menanggapi segala tangisnya.

Aku beranjak dari dudukku. dan mendekatinya. tubuhnya menegang. mungkinkah ia ingin aku memeluknya. aku tersenyum geli. aku mengambil pisau itu dari tangannya dan menggores…

MEMBURU MOONLIGHT

minggu, 12 Oktober 2012


aku kasihan sama nih blog, gak pernah di isi :D aku mau bikin cuplikan ah, daripada bengong.
"Aku ingin menjatuhkanmu dalam jurang, di mana tak ada satupun yang akan menolongmu. Dan dalam kesendirian dan keputusasaan kau akan mati secara perlahan." ditatapnya gadis berkulit sawo matang, memakai baju lusuh dengan penuh kebencian.
"Tidak, kakak. Aku tidak akan mati. Kau bisa saja membuangku ke dasar lautan terdalam sekalipun. Tetapi aku tidak akan mati. Karena hidupku tidak pernah bisa berada di tanganmu, kakak. Tidak akan pernah bisa." gadis itu membalas tatapannya dengan penuh senyum. Tanpa ada rasa amarah.

Sang kakak yang ditatapnya itu mulai kesal. Sangat kesal. Ia tidak menyangka dia harus berhadapan dengan gadis lemah ini. Kenapa gadis ini harus hidup. Kenapa beberapa kali percobaan pembunuhan yang dilakukannya tak mampu juga menghilangkan nyawa gadis ini.
"Dengar Kak, kalau hanya untuk menguasai seluruh tanah ini. Kau tak …